Naik Bus Macito, Mahasiswa Incoming Keliling Kota Malang


MALANG - Mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Brawijaya (UB) yang tergabung dalam Medical Students Committee for International Affairs (MSCIA) menggelar kegiatan bertajuk Cultural Day pada Jumat (25/8). Kegiatan Cultural Day tersebut merupakan salah satu program kerja rutin yang dimiliki MSCIA.
Pada kegiatan itu, MSCIA mengadakan beragam acara menarik bagi 14 mahasiswa Incoming dari luar negeri yang sedang belajar di Kota Malang. Mahasiswa Incoming dari program kerja sama antara MSCIA dengan IFMSA (International Federation of Medical Student Association) tersebut, berasal dari berbagai Negara. Seperti Spanyol, Italia, Mesir, Austria, Portugal, Ceko dan Slovenia. Tujuan Cultural Day ini agar para mahasiswa dari luar negeri dapat mengenal berbagai macam budaya yang ada di Indonesia.
Acara dikemas seru diawali dengan mengajak mahasiswa incoming berkeliling Kota Malang dengan menggunakan Bus Macito (Malang City Tour). "Mulai pagi hari, kita mengajak mereka berkeliling mengenal lebih jauh tentang Kota Malang. Kita kenalkan beberapa tempat iconic khas Kota Malang. Seperti Kampung Warna Warni, Splendid hingga Museum Brawijaya," jelas Deta Berliana, project Cultural Day kepada Malang Post.
Tak cukup dengan hanya berkeliling, Mahasiswa Incoming juga diajak merasakan secara langsung budaya yang ada di Indonesia. Pada malam harinya, semua mahasiswa Incoming mengikuti lomba khas Agustusan yang populer di Indonesia seperti lomba makan kerupuk.
"Mereka kita ajak untuk merasakan secara langsung budaya yang kita miliki dengan lomba makan kerupuk. Tidak hanya itu saja, mereka juga dikenalkan dengan masakan khas Indonesia. Yang menarik, mereka juga membuat masakan asal negara mereka masing masing masing," ungkap Deta.
Melalui kegiatan Cultural Day ini, Deta berharap agar mahasiswa Incoming memahami bahwa Indonesia memiliki budaya yang luar biasa. “Supaya mereka (mahasiswa Incoming, red.) tahu bahwa Indonesia memiliki budaya yang menarik. Untuk merasakan Kemerdekaan, sebenarnya kita tidak butuh mengeluarkan biaya mahal agar masyarakat bisa bersatu,” tambah Deta.
Rangkaian Cultural Day diakhiri dengan mengunjungi beberapa destinasi wisata yang ada di daerah Malang Raya. Selama kurang lebih 1 bulan sebelumnya, mahasiswa incoming tersebut telah belajar langsung di Rumah Sakit Saiful Anwar, sebagai dokter muda atau lebih populer dengan istilah Co-Asst atau magang. (yan/udi)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...