Siswa dan Orangtua Berkompetisi Ikuti Lomba


MALANG - Perayaan ulang tahun ke - 36 TK Islam SabilillahMalang berlangsung meriah. Tak hanya siswa, para orang tua juga turut meramaikan. Mereka kompak dengan dress code merah dan putih.
Memulai acara, peserta mengikuti Jalan Sehat, dengan rute tak jauh dari sekolah. Sesampainya di sekolah, barisan disambut tari-tarian dari siswa. Acara dibuka oleh Asisten Direktur III LPI Sabilillah Malang, Dr. H. Muh. Wartono, M.Pd.
Menginjak usia yang semakin matang, Wartono berharap pendidikan di TK Islam Sabilillah Malang semakin maju, sesuai dengan tuntutan TK. Pendidikan ditangani secara serius dengan menerapkan berbagai program. "Salah satunya, bila dulu pembelajaran bersifat kelompok area, kini pembelajaran bersifat sentra, dengan misi membentuk sifat kritis, kolaboratif, kreatif dan komunikasi pada siswa sehingga bisa dikatakan tahun ini adalah tahun revolusi pembelajaran," ungkap Wartono.
Acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh Wartono, dan menyerahkan potongan pertama kepada Kepala Sekolah, dilanjut diberikan kepada Majelis Orang Tua Siswa. Telah menjadi khas di sekolah Sabilillah untuk melibatkan orang tua dalam berbagai kegiatan sekolah. Pada agenda kemarin, misalnya, beberapa lomba diikuti siswa dan orang tua sebagai satu tim.
"Agar antara orang tua dan anak makin kompak dengan permainan-permainan ini. Mereka bisa saling bersinergi melalui permainan yang seru, seperti lomba estafet memindahkan ikan," kata Ana.
Pada lomba ini, siswa harus berlari memindahkan ikan dari satu ember ke ember yang lain, dan dilanjutkan dengan orang tua yang harus melakukan hal yang sama ke ember selanjutnya. Meski diburu waktu karena harus bersaing dengan tim yang lain, namun kecerian masih tampak di wajah pasangan orang tua dan anak. Penonton berseru dari pinggir arena lomba memberikan semangat.
Selain ikut berkompetisi, orang tua dipercaya menjadi panitia berbagai lomba. Ana menuturkan, ada perbedaan yang signifikan apabila kegiatan sekolah mendapatkan dukungan penuh dari orang tua. "Semua unsur ikut, sehingga lebih rame dan berjalan lancar. Alhamdulillah, mereka sangat responsif sekali dengan kegiatan sekolah. Kami juga mengundang Majelis Orang tua Siswa yang anaknya sudah lulus, jadi tetap ada silaturahmi," sambung Ana.
Meski merupakan perayaan ulang tahun, namun lomba-lomba yang diadakan juga diikuti siswa luar TK Sabilillah. Diantaranya, lomba Pildacil, fashion show busana merah putih, lomba mewarnai Kemerdekaan, dan menyanyikan lagu nasional.
Memang, perayaan ulang tahun TK itu masih dalam momen HUT RI, sehingga konsep acara bernafaskan perayaan Kemerdekaan. Kegiatan itu diperkirakan melibatkan sekitar 250 siswa meliputi siswa TK Islam Sabilillah dan TK lainnya. Lomba dibagi menjadi beberapa lokasi. Di dekat pintu masuk sekolah, juga disedikan photo booth sehingga anak-anak dapat berfoto ditemani hiasan dan boneka besar, dengan latar belakang foto yang lucu.
Pada usia 36 tahun ini, kata Ana, TK Islam Sabilillah berharap dapat lebih meningkatkan mutu dalam segala hal, sehingga menjadi lembaga pendidikan yang siap membentuk karakter anak memasuki era global sejak dini. "Kami ingin membentuk generasi yang kuat dan siap menghadapi tantangan,” imbuhnya. (ras/sir/udi)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...