1000 Siswa TK Ikut Manasik Haji


MALANG - SD Islam Mohammad Hatta yang berada di Jalan Simpang Flamboyan, menggelar acara Manasik Haji, Sabtu (26/8). Tujuannya untuk mengedukasi anak-anak mengenai ibadah haji secara riil, serta sebagai sarana melakukan syi’ar ke lingkungan sekitar sekolah. Kegiatan ini digelar bersama beberapa TK yang berada di sekitar sekolah. Terhitung lebih dari 1000 peserta mengikuti acara tersebut dengan sangat antusias.
Waka Kesiswaan dan Kehumasan Muhammad SD Islam Mohammad Hatta, Farid, S.Pd mengatakan, jumlah tersebut mengalami peningkatan cukup signifikan dibandingkan tahun lalu, yang mencapai 600 peserta. Peserta kegiatan manasik haji tahun ini diikuti siswa-siswi SD Islam Mohammad Hatta, dan siswa-siswi 13 TK di sekitarnya. Yaitu, TA Daarul Ihsan, TK P.I.G, TK Puspita, TK Nur Madinah, TK Tadika Putri, TK Putera Zaman, TK Nada, TAUD/SDTA KUTTAB Rumah Qur’an, TK Al-Kautsar, TK Muslimat NU 29, TA Bunga, TK Sakinah, dan TK Bunga Delima.
Manasik haji yang dimulai sejak pukul 07.00 hingga 10.30 WIB itu, dilengkapi dengan sarana seperti miniatur Ka'bah, Hijr Ismail, tempat lepar jumrah dan lain lain. Meski diikuti rata rata siswa TK, manasik ini juga dibuat semaksimal mungkin supaya sama dengan kegiatan ibadah haji yang sesungguhnya. “Kami memang menyiapkan kegiatan ini sebaik mungkin, supaya anak-anak bisa merasakan secara nyata suasana dan prosesi ibadah haji di Tanah Suci,” terang Farid.
Sehari sebelum manasik haji digelar, siswa-siswi SD Islam Mohammad Hatta telah dibekali materi tentang ibadah haji. Meliputi teori maupun demonstrasi, berupa video mengenai ibadah haji. Melalui video tersebut siswa dijelaskan ibadah manasik berikut lokasi asli yang berhubungan dengan ibadah haji.
Farid menjelaskan, karakter yang ingin dibentuk melalui kegiatan ini adalah agar peserta didik mempunyai jiwa yang pantang menyerah. Seperti saat mereka melaksanakan thawaf dengan kondisi ramai disertai cuaca panas. "Meski demikian, mareka harus tetap melaksanakan tawaf sebagai salah satu rukun ibadah haji," tuturnya.
Kepala TK Tadika Puri Lilik Agustina, S.Pd mengaku sangat senang dengan kegiatan itu, karena dapat mengenalkan ilmu berhaji sejak usia dini. Selain itu, anak-anak juga terlihat sangat antusias dalam mengikuti setiap kegiatan. Ia berharap dengan mengikuti kegiatan ini, anak-anak bisa belajar bersosialisasi, mengenal lingkungan, dan mengenal ibadah haji.
Demikian juga Yenie Listiyaningsih, S.Psi, Wakil Kepala TK Nur Madinah, mengatakan, acara yang digelar mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Ia berharap dengan adanya kegiatan itu anak-anak bisa memiliki keinginan untuk berhaji, serta memiliki ilmu mengenai manasik ibadah haji. "Yang jelas kegiatan ini sangat bermanfaat utamanya bagi siswa. Mulai sejak dini mereka sudah diajarkan secara praktek tentang ibadah haji," ucapnya.
Kegiatan manasik haji ini juga dimeriahkan stand bazaar, melibatkan komite sekolah. Ada 30 stand yang ikut berpartisipasi menyemarakkan kegiatan tersebut, berbagai produk yang dijual terdiri dari berbagai macam kuliner, busana, jilbab, dan beberapa pernak-pernik lainnya. (imm/mp2/sir/udi)

Berita Terkait

Berita Lainnya :