Pengabdian Masyarakat, Dosen Bekali Warga Keterampilan P3K


MALANG – Tim Dosen dan mahasiswa STIKES Widyagama Husada Malang (WGH) melakukan pengabdian masyarakat (Pengmas) di RW  12 dan RW 15 Dusun Boro Desa Watugede, Kecamatan Singosari Kabupaten Malang. Tim memberikan pelatihan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) dengan peserta karang taruna dan petugas keamanan.
Tim terdiri dari Nurma Afiani, S.Kep., Ners., M.Kep, Dosen Program Studi S1 Ilmu Keperawatan Misbahul Subhi, S.KM., M.KL. Dosen Program Studi S1 Kesehatan Lingkungan, 5 Mahasiswa Program Studi S1 Ilmu Keperawatan dan 2 Mahasiswa Program Studi S1 Kesehatan Lingkungan.
“Petugas keamanan harus bisa peka dan tanggap. Dalam kondisi apapun, kapanpun dan dalam keadaan bagaimanapun,” ungkap Nurma kepada Malang Post.
Hal pertama yang dilakukan adalah menilai standarisasi sarana prasarana poskamling siaga. Hal itu dilakuka, agar pos kamling bisa beroperasi dengan baik dalam pertolongan pertama. Pada pelatihan ini, petugas keamanan dan karang taruna, diberikan pengetahuan dan wawasan pertolongan pertama. Nurma mengatakan, pertama yang harus dikuasai oleh mereka adalah kepekaan insting terhadap terjadinya kecelakaan atau bencana. Sebab, ketanggapan dari petugas keamananlah yang akan menentukan.
Simulasi yang dilakukan adalah, simulasi tentang henti jantung, cara menggunakan bebat kassa, cara menggunakan cairan pembersih luka, menggunakan masker oksigen, dan sarung tangan.
Selain itu, petugas keamanan diajarkan dan dilatih untuk tetap memberikan pertolongan, walaupun mereka tidak sedang memegang peralatan apapun yang dibutuhkan.
“Hanya menggunakan alat indera saja. Ada teknik khusus yang diajarkan untuk itu,” urainya.
Pemateri memberikan materi sesuai kepakaran dibidang masing-masing. Untuk bidang keperawatan, mereka melatih petugas keamanan untuk cara memberikan perawatan pada pertolongan pertama. Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan pemberian fasilitas hidroponik serta pelatihan metode hidroponik pada ibu-ibu PKK. Dengan tujuan memberikan produktivitas kepada mereka. Dari kegiatan ini, Nurma mengharapkan petugas keamanan di desa mempunyai keterampilan melakukan pertolongan pertama pada kecelakaan dan bencana. (sin/adv/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :