Peduli dan Berbagi Lewat Cooking Contest


MALANG -  SMA Islam Sabilillah Malang memiliki beberapa acara untuk menyemarakkan Hari Raya Idul Adha 1438 H. Diantaranya, menggelar bakti sosial dan makan bersama dengan Majelis Orangtua Siswa SMA Islam Sabilillah Malang di Desa Bunud Pakis Kabupaten Malang, serta pembagian daging kurban kepada warga sekitar, dan cooking contest.
Lomba cooking contest melibatkan kerja sama siswa dan orangtua. Lomba ini sejatinya diselenggarakan  dalam rangka berbagi bersama anak yatim piatu. Kegiatan cooking contest berlangsung cukup meriah karena dalam proses memasak, siswa terlibat aktif saat berkolaborasi dengan orangtua. Melalui perlombaan cooking contest ini, siswa akan belajar untuk lebih memiliki rasa tanggung jawab, belajar untuk bekerja sama lebih baik, komunikatif, kreatif, dan peduli terhadap sesama yang kali ini ditujukan kepada adik-adik panti asuhan Sunan Kalijaga Tasikmadu Malang.
Dalam acara tersebut, siswa dituntut kreatif dalam mengkreasikan daging sapi menjadi masakan yang memiliki keunikan dan rasa tersendiri. Acara cooking contest berlangsung selama 80 menit, yaitu mulai pukul 07.45 – 09.05 WIB. Ada 4 juri dalam acara ini, yaitu perwakilan dari MOS (Majelis Orang Tua Siswa) dan dewan guru yang siap untuk menilai masakan.
Dalam penyelenggaraan acara tersebut, panitia hanya menyediakan bahan utama yaitu ½ kg daging sapi. Peserta cooking contest dituntut untuk mampu menjadikan ½ kg daging sapi menjadi 5 porsi masakan. Uniknya lagi, peserta diberikan tantangan untuk bisa menyediakan masakan dengan bumbu tanpa MSG yang diracik sendiri oleh masing-masing kelompok.
Selain dapat menyajikan makanan, siswa juga diharuskan untuk mampu mempresentasikan keunikan masakannya menggunakan bahasa Inggris, dimana penilaiannya berupa presentasi content, confidence, clarity yang akan dinilai dengan seksama oleh dewan juri.
Setelah dewan juri melakukan penilaian terhadap masakan, siswa dan wali siswa diberikan kesempatan untuk berbagi bersama 40 anak yatim melalui acara makan bersama dan melakukan pemberian santunan berupa daging sapi dan snack yang telah disediakan oleh panitia.
Anak yatim menikmati makanan bersama dengan para peserta cooking contest dan orang tua siswa disertai dengan canda tawa berbagi rasa, berbagi kebahagiaan, dan berbagi cinta dengan sesame.
“Mereka terlihat sangat lahap pada saat menikmati makanan. Sepertinya makanan yang telah dibuat oleh peserta cooking contest memiliki rasa yang enak. Ternyata, dengan memasak bersama orangtua, masakannya semakin enak karena dimasak dengan kasih saying,” kata Agus Budiono, Waka Kesiswaan SMA Islam Sabilillah Malang.
Acara ditutup dengan pemberian santunan berupa daging sapi dan snack. Selain berbagi dengan anak yatim di sekolah, beberapa siswa juga melakukan bakti sosial di desa Bunut Wetan, Pakis, Kabupaten Malang. Dalam bakti sosial tersebut, para siswa dibelajari langsung bagaimana terjun di masyarakat.
Mereka dibagi menjadi beberapa kelompok, diantaranya kelompok yang membantu warga dalam penyembelihan, kelompok memasak bersama ibu–ibu di desa tersebut, juga kelompok yang membersihkan dan menghidupkan masjid melalui kegiatan tadarrus Alquran.
“Ini merupakan pelajaran bagi para siswa untuk bisa langsung terjun ke masyarakat, karena mau tidak mau ketika lulus SMA, mereka harus bisa bermasyarakat,” ujar Agus.
Pada peringatan hari raya Idul Adha tahun ini, SMA Islam Sabilillah berharap bisa tetap diteruskan di tahun-tahun berikutnya dalam rangka membentuk karakter cinta sesama. (oci/sir/udi)

Berita Terkait

Berita Lainnya :