Maba Uniga Digembleng di Kampung Inggris Pare

 
MALANG - Universitas Gajayana Malang (Uniga) telah mempersiapkan program keahlian berbahasa Inggris aktif bagi mahasiswa baru tahun pelajaran 2017/2018. Rektor Uniga Prof. Dr. Dyah Sawitri S.E., M.M menyampaikan hal itu di hadapan 624 mahasiswa baru dalam agenda Studi Pengenalan Almamater (Stupa).
“Kami sudah bekerja sama dengan kampung Inggris di Pare. Mereka nanti harus mengikuti program ini. Mereka akan dibekali keterampilan berbahasa Inggris aktif untuk menghadapi persaingan kerja,” ungkap guru besar Ilmu Ekonomi tersebut.
Mengenai mekanisme pelatihan ini, Dyah mengaku masih akan mematangkannya. Bisa jadi, mahasiswa akan dikirim selama beberapa lama di Pare atau mendatangkan trainer ke kampus. Kegiatan tersebut dijadwalkan akan dilaksanakan pada Oktober mendatang. Dyah berbarap, kemampuan mahasiswanya berbahasa Inggris nantinya bisa membantu mereka dalam persaingan global. 
"Kalau bicara kompetensi salah satu implementasinya mahasiswa akan dibekali kemampuan berberbahasa Inggris aktif. Kami sudah rencanakan di bulan Oktober, para maba bersama dengan kakak tingkat melakukan kursus bahasa Inggris yang mana ini modal utama menghadapi era saat ini," tambah rektor.
Ia berharap dengan beberapa bekal yang diberikan oleh kampus di tahun ajaran baru ini, output mahasiswa Uniga Malang mampu menjadi insan yang terampil dan unggul sesuai dengan visi misi kampus yakni unggul dan berkarakter. 
Namun, Dyah menekankan selain keterampilan berbahasa Inggris, ia mengharapkan, agar mahasiswa baru bisa meraih standar Indek Prestasi minimal 3,6. Dyah menginginkan, atara akademis dan keterampilan berbahasa Inggris bisa seimbang. 
“Dengan IP setinggi ini nantinya akan banyak manfaat yang didapatkan oleh para mahasiswa baru (maba). Salah satunya yakni mereka akan mendapat beasiswa dengan mudah jika mampu mempertahankan IP dengan rentangan mulai dari 3,6 hingga 4,00,” pungkasnya. (sin/oci)

Berita Lainnya :