SMP Muhammadiyah 1 Latih Siswa Peduli dan Berbagi

 
Kebersamaan begitu terasa, nampak padu dalam rasa gotong royong. Proses pembagiannya, dilakukan sendiri oleh para siswa. Hal tersebut bertujuan untuk melatih mereka memiliki rasa peduli dan kasih sayang dengan cara berbagi terhadap sesama.
“Melatih para siswa bahwa yang disumbangkan itu disampaikan dengan benar, bukan semata-mata hanya amanah,” kata Masrudi, S.Pd Waka Kesiswaan SMP Muhammadiyah 1 Malang.
Kegiatan tahun ini sukses digelar SMP Muhammadiyah 1 dengan lancar dan berlangsung khidmat. Rangkaian dimulai pada Kamis (31/8) lalu, dengan Puasa Arafah yang dilaksanakan oleh semua warga sekolah. Sore harinya dilanjut dengan buka puasa dan takbiran bersama. Sebagai acara puncak, semua siswa diimbau untuk datang ke sekolah untuk mengikuti acara penyembelihan hewan kurban. 
"Kalau salat Iednya kami persilahkan anak-anak untuk melaksanakan di rumah masing masing," ucapnya.
Tahun ini SMP Muhammadiyah 1 menyembelih dua ekor sapi dan empat ekor kambing kurban. Satu ekor sapi berasal dari iuran guru dan karyawan, satu ekor sapi lagi dari iuran para siswa. Sedangkan dua ekor kambing dari siswa, satu ekor dari guru dan satu ekor lagi dari alumni. 
Ia menjelaskan, serangkaian acara peringatan Idul Adha kali ini juga bertujuan untuk melatih kesabaran dan menambah ketaatan kepada Allah SWT. "Beribadah kepada Allah itu harus didasari dengan ketulusan dan kesungguhan. Sebagaimana yang dicontohkan Nabi Ibrahim dan Ismail, ” terang Masrudi.
Ketua OSIS SMP Muhammadiyah 1 Malang Mohammad Yudha Wahyu mengatakan, bagi siswa, rangakaian acara Idul Adha terasa menyenangkan. Adanya kegiatan tersebut, membuat suasana sekolah berbeda dari hari hari biasanya.
“Bagi kami terasa seru. Di sini kami bisa merasakan kebersamaan dengan guru dan teman teman,” katanya. 
Yudha menambahkan, peringatan Idul Adha mengandung hikmah. Antara lain siswa SMP Muhammadiyah 1 bisa mempelajari teknik-teknik penyembelihan hewan dengan benar. Selain itu bisa belajar berbagi kepada orang lain. 
Kepala SMP Muhammadiyah 1 Drs. Budiono mengatakan, inti dari pelaksanaan peringatan Idul Adha adalah memberikan pelajaran kepada warga sekolah untuk gemar berkorban. 
Ia juga mengatakan, dalam kegiatan Idul Adha tidak semata-mata mewajibkan siswa untuk berpuasa Arafah atau berkurban. Akan tetapi sebelumnya siswa telah diberi pengertian tentang manfaat dan hikmah ibadah puasa tersebut  "Sehingga siswa mengerti dan ikhlas melaksanakannya," urainya.
Melalui pembagian daging hewan kurban, lanjut Budiono, keberadaan sekolah di Jalan Oro Oro Dowo Kota Malang ini dapat memberi manfaat kepada warga sekitar. Ia juga berharap kedepannya kepedulian untuk berkorban lebih meningkat, dan hewan yang dikurbankan lebih banyak. Sehingga bisa membantu lebih banyak lagi orang yang membutuhkan. (mp4/sir/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :