Meriahkan Idul Adha, Gelar Lomba Masak

 
MALANG - Perayaan Hari Raya Idul Adha 1438 Hijriyah di MA Muhammadiyah 1 berlangsung unik dan meriah. Setelah melakukan pemotongan hewan kurban, Sabtu, (2/9), para siswa langsung mengolah daging dengan berbagai macam menu masakan. Bukan sekadar memasak, namun mereka juga berlomba membuat masakan berbahan utama daging sapi dan kambing yang masih fresh. 
Kegiatan lomba dilaksanakan di halaman madrasah usai acara penyembelihan hewan kurban. Para siswa berlomba untuk menyajikan karya terbaik mereka dengan menyuguhkan hasil olahan daging yang lezat dan halal. Bermacam masakan berhasil dibuat, seperti gule, tongseng, krengsengan dan lain sebagainya. Sebagai pelengkap, mereka juga membuat minuman segar ditambah makanan pendamping lainnya.
Kepala MA Muhammadiyah 1 Muzainah, S.Ag mengatakan, dalam memasak diperlukan ketelitian. Apalagi dilakukan secara berkelompok, perlu kekompakan dan kerja sama yang solid  agar menghasilkan masakan yang enak. Dalam hal ini siswa dituntut untuk disiplin, konsentrasi dan bertanggungjawab. “Terdapat pembelajaran yang sangat penting dari kegiatan memasak secara berkelompok. Mereka dianjurkan untuk kompak dan juga kepimpinan yang bagus. Disinilah beberapa nilai karakter yang bisa dicapai siswa,” ucapnya.
Lebih dari sekadar lomba, Muzainah berharap siswa MA Muhammadiyah 1 bisa memahami makna berkurban dengan baik dan benar. Ia menjelaskan, berkurban merupakan kegiatan untuk mendekatkan diri kepada Allah. Sebab kurban sendiri menurutnya, mempunyai arti mendekat. 
“Maka setiap orang yang berkuban hendaknya lebih dekat lagi kepada Allah,” katanya.
Kedekatan kepada Allah, lanjut Muzainah, hanya bisa dicapai dengan jalan takwa. Maka siswa MA Muhammadiyah 1, tidak hanya dibina menjadi siswa yang cerdas dan kreatif, tapi juga beriman dan beramal soleh. 
“Salah satunya dengan mewujudkan rasa empati kepada sesama sebagai bentuk solidaritas kita kepada mereka. Seperti berbagi daging hewan kurban,”  terangnya.
Selain menyembelih hewan dan lomba memasak, di hari yang sama MA Muhammadiyah1 juga menggelar bakti sosial. Bentuknya adalah pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat. Baksos ini bekerja sama dengan RSIA Malang, sebagai pihak yang menyediakan tim medis dan obat-obatan. 
Waka Humas MA Muhammadiyah 10 Akhmad Ari Wibowo, S.Pd mengatakan, masyarakat yang hadir ke madrasah akan mendapat layanan berupa cek kesehatan dan obat-obatan. Beberapa dokter disiapkan untuk memeriksa kondisi kesehatan warga. Usai mendapatkan obat, warga menerima bingkisan daging kurban yang disediakan panitia. 
“Mereka juga kami persilahkan untuk mencicipi hasil masakan anak-anak,” ucapnya.
Ari menambahkan, dalam perayaan Hari Raya Idul Adha pihaknya ingin memberikan yang terbaik untuk siswa dan masyarakat. Maka tidak hanya sekadar berbagi daging kurban, MA Muhammadiyah 1 juga memberikan layanan kesehatan secara cuma-cuma. 
“Sebenarnya ini adalah lanjutan tahun kemarin. Cuma tahun ini kami kondisikan jauh lebih baik dari sebelumnya,” ucapnya.
Rangkaian Idul Adha di MA Muhamadiyah 1 sebenarnya dimulai sejak 30 Agustus lalu. Diawali dengan kegitan manasik haji yang digelar di halaman madrasah. Tujuannya untuk mengajarkan kepada siswa tata cara ibadah haji yang benar, sebagai salah satu Rukun Islam yang wajib dilaksanakan oleh orang muslim yang mampu. (imm/sir/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...