MIN 1 Malang Tebar Hewan Kurban ke Lima Madrasah Swasta


MALANG - Gema Dzulhijah 1438 hijriyah di MI Negeri (MIN) 1 Kota Malang penuh berkah. Puluhan hewan kurban yang dihimpun dari guru, siswa dan orangtua ditebar ke beberapa pihak di luar madrasah. Seperti lembaga pendidikan dan lembaga-lembaga sosial. 
Tahun ini terhitung ada sembilan ekor sapi dan 102 ekor kambing yang disembelih dan dibagikan. Enam ekor sapi disembelih di MIN 1 sendiri dan tiga ekor lainnya dibagikan ke tiga MI Swasta. Antara lain MI Miftahul Ulum Kedungkandang, MI Al-Iman Kedungkandang dan MI Roudlatul Jannah Kecamatan Jabung Kabupaten Malang. Masing-masing MI mendapat seekor sapi dan lima ekor kambing.
Selain sapi, MIN 1 juga menyembelih 52 ekor kambing, sisanya ditebar ke beberapa yayasan, masjid dan musala dan lembaga sosial, seperti panti asuhan dan lembaga-lembaga lain yang mengajukan melalui proposal.
Ketua panitia Gema Dzulhijah Nurul Yaqin, SS mengatakan, tahun ini lebih dari 80 proposal yang diterima panitia. Dari jumlah tersebut, hanya 35 proposal saja yang disetujui.
“Kami utamakan pihak-pihak yang tahun lalu tidak menerima atau belum pernah menerima hewan kurban dari kami, agar semuanya bisa merasakan,” katanya.
Tebar hewan kurban melibatkan pengurus Paguyuban Orangtua Siswa. Mulai dari menyediakan transportasi dan sebagainya. Sementara hewan yang berhasil dihimpun diantaranya ada yang merupakan titipan orangtua berupa hewan, namun juga ada yang berupa uang untuk dibelikan panitia. Beberapa hewan diantaranya merupakan hasil dari latihan siswa.
Yaqin menjelaskan, program Gema Dzulhijjah di MIN 1 memiliki empat rangkaian kegiatan. Diawali pelepasan jamah haji keluarga besar MIN 1. Kegiatan ini telah dilaksanakan tanggal 28 Juli lalu. Dilanjutkan kegiatan Manasik Haji pada 26 Agustus yang dilaksanakan di Unisma dengan melibatkan siswa kelas 4, 5 dan 6.
“Tujuannya sebagai pembelajaran untuk anak-anak bahwa ibadah haji merupakan kewajiban setiap orang Islam yang mampu. Sekaligus membekali siswa dengan materi pelaksanaan ibadah haji yang benar. Mulai ihram sampai akhir, sebagaimana pelaksanaan ibadah haji sesunggunya,” terangnya.
Kegiatan ketiga adalah tebar hewan kurban pada tanggal 2 September, oleh siswa kelas 1, 2 dan 3. Dan yang keempat penyembelihan hewan kurban di MIN 1. Daging hasil penyembelihan dibagikan lintas sektoral di lingkungan sekitar madrasah dan kepada beberapa siswa yang tidak mampu.
“Untuk warga kami sediakan lebih dari 750 lembar kupon untuk pembagian daging kurban,” ungkap Yaqin.
Ia menambahkan, kegiatan tebar dan penyembelihan hewan kurban bertujuan untuk meningkatkan keimanan dengan indikator peningkatan kualitas ibadah salat. Sesuai perintah Allah dalam surat Al-Kautsar, yaitu mensyukuri nikmat dengan salat dan menyembelih hewan kurban.
“Indikatornya semakin meningkatnya kualitas ibadah salat, menumbuhkan keikhlasan sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian kepada sesama,” tuturnya. (imm/sir/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :