SMKN 5 Terpilih dalam 125 Sekolah Program Revitalisasi

 
MALANG – SMKN 5 Malang terpilih menjadi salah satu dari 125 SMK yang penerima program Revitalisasi SMK dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Sebelumnya, sekolah-sekolah ini telah disaring dari seluruh SMK se-Indonesia. Yang ditunjuk merupakan sekolah yang memiliki bidang keahlian sesuai dengan prioritas pembangunan nasional, yaitu kemaritiman, pariwisata, pertanian (ketahanan pangan) dan industri kreatif.
SMKN 5 Malang yang terletak di Jalan Ikan Piranha Atas ini ditunjuk karena memiliki beberapa jurusan program yang sesuai dengan arah prioritas pembangunan nasional. Jurusan kriya keramik misalnya, merupakan satu satunya jurusan yang ada di Jawa Timur. Untuk itu, Tim Revitalisasi dari Jakarta melakukan pendampingan ke sekolah yang ditunjuk. 
“Pendampingan ini dilakukan sampai besok (hari ini), nantinya akan dilakukan tindak lanjut sesuai dengan temuan yang kami dapatkan. Tentunya sesuai dengan pembelajaran project base learning. Sejauh ini, di SMK 5 Malang sudah bagus. Mungkin hanya butuh polesan sedikit agar bisa lebih ‘WOW’,” ungkap Drs. Wahyu Sakti Gunawan Irianto, M.Kom., Tim Revitalisasi Direktorat Pembinaan SMK kepada Malang Post.
Wahyu, sapaan akrabnya menuturkan, saat pendampingan kemarin juga menemukan potensi yang luar biasa untuk pengembangan pendidikan yang ada di lingkungan SMKN 5 Malang. Ia mendapatkan informasi bahwa di sekolah ini akan mendatangkan salah satu tokoh pengrajin keramik yang memiliki kemampuan mumpuni. 
“Luar biasa sekali karena jurusan keramik ini sudah merupakan satu satunya di Jawa Timur, dan kemudian ternyata di Malang ini juga ada tokoh perajin keramik yang punya keahlian yang sangat bagus, itu merupakan aset langka yang sangat berharga. Pengrajin keramik itu namanya Pak Hembing asal Dinoyo, dan yang luar biasa juga, beliau ternyata malah tidak mau dibayar. Jadi ini merupakan peluang agar siswa bisa mendapatkan ilmu dari beliau,” cerita Wahyu.
Pendampingan program di SMKN 5 Malang ini dilakukan bertahap hingga bulan Desember. Pada Oktober dilakukan implementasi berdasarkan temuan yang didapatkan pada pendampingan pertama, kemudian dilanjutkan November akan dilakukan pendampingan kedua yang berguna untuk mengawasi dan mengontrol implementasi yang dijalankan. Pada Desember akan dilakukan laporan dan evaluasi yang dikirimkan langsung ke pusat.
“Jadi ini ada yang jangka tahunan. Mulai bulan Mei lalu kemudian sekarang hingga sampai bulan Desember nanti. Kalau yang keseluruhan program Revitalisasi dari tahun 2017 ini dimulai dan nanti tahun 2020 target akhirnya” jelas Wahyu.
Sementara itu, Wahyu Andreas S.Kom., M.Pd., Humas SMKN 5 Malang juga turut mengungkapkan kegembiraannya karena terpilih menjadi salah satu sekolah yang masuk dalam program Revitalisasi SMK. Melalui program ini, ia juga berharap agar semua potensi yang dimiliki SMKN 5 Malang dapat lebih dikenal oleh masyarakat.
“Patut bersyukur karena sekolah kami termasuk dari 125 SMK yang telah diseleksi dari lebih 14 ribu SMK se-Indonesia. Kemudian untuk program revitalisasi ini, nanti kita lihat mana saja yang belum terealisasi dan selanjutnya kita akan tindak lanjuti saran dari tim pendamping,” kata Andreas, sapaan akrabnya.
SMKN 5 Malang juga terus melakukan berbagai peningkatan di berbagai bidang mulai dari peningkatan kompetensi guru, peningkatan sarana dan prasarana hingga kerjasama dengan industri. Hal ini pula yang menjadikan SMKN 5 Malang mendapatkan berbagai prestasi hingga tingkat nasional.Pada beberapa waktu yang lalu SMKN 5 Malang bahkan berhasil mendapatkan penghargaan 10 besar dari Pemerintah pusat untuk pasangan industri terbaik nasional. Penghargaan ini diraih SMKN 5 Malang dengan menjalin rekan industri dengan Kompas TV. 
“Terus kita tingkatkan untuk semua bidang, mulai dari kurikulum, tenaga pendidik, hingga kerjasama industri. Yang terbaru kita menjalin kerjasama dengan PT Bali Animasi Solusi Ekakarsa yang merupakan salah satu perusahaan terbesar di bidang animasi,” jelas Andre. (yan/sir/oci)

Berita Lainnya :