magista scarpe da calcio Bursa Kerja ITN Diserbu Ribuan Pencari Kerja


Bursa Kerja ITN Diserbu Ribuan Pencari Kerja


MALANG – Berlangsung selama dua hari, Bursa Kerja Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang diserbu ribuan pelamar. Di hari pertama yang lalu, sebanyak 5.000 pencari kerja memenuhi Aula Kampus I ITN. Sedangkan di hari terakhir kemarin (8/9), mahasiswa terlihat berdesakan di hampir semua booth perusahaan.
Rektor ITN Malang Dr. Ir. Lalu Mulyadi, MT mengatakan, Bursa Kerja yang menghadirkan 46 perusahaan ini sebagai upaya memberikan ‘bola’ kepada para lulusan untuk segera mendapatkan pekerjaan.
“Bursa kerja ini sebagai jembatan mencari bola pelamar dengan perusahaan. Kami hadirkan perusahaan-perusahaan yang banyak, artinya sebanyak-banyaknya bola yang bisa dimanfaatkan oleh para lulusan, ” ujarnya.
Beberapa perusahaan besar yang membuka rekrutmen pada Bursa Kerja kemarin, diantaranya  PT. Pharos Indonesia, PT Otsuka Indonesia, PT. Indolakto, Bank Danamon, Transmart – Carefour, dan masih banyak lagi. Salah satu perusahaan yang baru pertamakali mengikuti bursa kerja di ITN Malang yaitu PT Surveyor Indonesia (Persero). 
Samsudin Hidayat bagian Division Operation menyampaikan, akan merekrut  30 orang dari jurusan Teknik Sipil dan Teknik Elektro. Sebelumnya, dari lulusan ITN sendiri telah ada Abraham Ioni, alumni jurusan Teknik Elektro tahun lalu yang sekarang telah dipercaya sebagai Supervisor project di Project PLN Tegangan Tinggi 150 KV dari Pesanggaran sampai Nusa Dua Bali. Agaknya dari penilaian terhadap hasil kinerja Abraham, pihak PT. Surveyor memutuskan untuk mengambil kembali lulusan ITN Malang.
Mempersiapkan lulusannya, ITN Malang melengkapinya dengan program ‘Recruitment Education’ terhadap calon lulusannya. Program ini tercetus dari hasil link and match antara kampus dengan pihak perusahaan. Mulai bulan Juli hingga September 2017, 695 calon wisudawan ITN yang akan diluluskan tanggal 30 September nanti,  wajib mengikuti pembekalan dengan tujuh tahapan, diantaranya pengetahuan dunia kerja dan motivasi, pembuatan surat lamaran dan Curiculum Vitae, pelatihan psikotes, pelatihan wawancara, pengambangan softskil, pengetahuan medical check up dan tes potensi softskill.
“Dalam fasa ketiga pengembangan kemahasiswaan kami, yakni adaptasi calon lulusan terhadap industri, orientasinya adalah ketika lulus, langsung mendapatkan pekerjaan. Dengan pelatihan ini, harapannya angka keterserapan tenaga kerja dari ITN bisa mencapai angka 80 persen, dengan sepuluh persennya menjadi pengusaha, dan sisanya melanjutkan studi,” tutupnya.  (ras/sir/oci)

Berita Lainnya :

Copyright © 2018 Malang Pos Cemerlang Goto Top