FIA UB Target Go Internasional di 2020


MALANG – 15 September nanti, Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya (FIA UB) menginjak usia ke 57. Hingga saat ini, FIA UB sudah banyak mengalami perkembangan dan kemajuan dalam berbagai bidang. Namun, FIA UB tetap terus berbenah menuju fakultas dengan standar internasional pada 2020 nanti.
Dekan FIA UB, Prof Dr Bambang Supriyono, MS berharap, FIA UB  menjadi fakultas yang dituju para calon administrator. Ia menargetkan di tahun 2020, FIA UB mempunyai standart internasional. “Tahun 2020, FIA UB bisa menjadi fakultas yang berstandar internasional. Tentu saja optimisme ini didukung dengan kemajuan serta perkembangan yang baik selama ini,” ungkapnya.
Guru besar ilmu administrasi itu merinci, beberapa aspek yang mengalami kemajuan diantaranya, sarana dan prasarana, pengembangan program studi, dan kerjasama internasional.
Dari sarana dan prasarana, Bambang mengatakan, saat ini gedung kuliah yang menjadi fasilitas mahasiswa sudah mulai terpusat dalam satu program studi. Terpusatnya gedung kuliah ini, menurutnya mampu menjadikan efektifitas pembelajaran proses perkuliahan semakin bertambah. “Kalau dulu kan memang kita terpencar-pencar, mahasiswa saya rasa kurang nyaman. Dengan terpusat begini, mahasiswa tidak perlu terlalu jauh jika berganti mata kuliah,” kata dia. Bambang mengatakan, selama kepemimpinannya nanti, ia akan terus berupaya membuat mahasiswanya nyaman dalam mengikuti proses perkuliahan. Dengan perbaikan fasilitas-fasilitas tambahan lainnya.
Selain gedung perkuliahan, adanya sarana pendukung yang juga telah dikembangkan adalah adanya musala baru. Musala yang baru saja diresmikan tahun 2017 ini juga mampu mendukung kenyamanan mahasiswa dalam melakukan ibadah.
“Sudah lama memang kami memimpikan punya tempat ibadah yang layak dan nyaman. Dulunya kita tidak punya tempat ibadah nyaman seperti ini,” terangnya.
Selama 10 tahun ini, FIA juga telah melakukan pengembangan program studi baru. Program studi baru yang telah  ditambahkan, adalah Prodi Pariwisata, Perpajakan, Ilmu Perpustakaan, Administrasi Pendidikan. Serta program Magister Manajemen Pendidikan.
Sesuai dengan target FIA 2020 yang akan mengepakkan sayapnya dikancah internasional, FIA UB akan terus mengembangkan kerjasama internasional. FIA UB, sudah melakukan kerja sama dengan lima negara, baik untuk studi double degree ataupun academic exchange. Lima Negara tersebut, antara lain Jepang, Taiwan, Thailand, Malaysia, dan Amerika Serikat.
“Kami akan terus menambah lagi kerjasama ini, minimal ada tujuh negara lagi, sampai nanti target tercapai. Kompetisi bisnis juga akan terus mengikuti kompetisi bisnis internasional. Agar jiwa kompetitif kita terus terasah,” pungkas Bambang. (sin/adv/oci)

Berita Lainnya :