magista scarpe da calcio Hemat dan Praktis, Pilih Ketua OSIS dengan Sistem Elektronik


Hemat dan Praktis, Pilih Ketua OSIS dengan Sistem Elektronik

PEKAN Demokrasi STETSA menjadi ajang pembelajaran berharga bagi siswa SMAN 4 Malang. Dalam agenda pemilihan Ketua OSIS Periode 2017/2018, para siswa diberi kesempatan menyalurkan suaranya dengan sistem elektronik. Tidak ada kertas, namun para kandidat bisa dipilih dengan menggunakan PC dan laptop yang disediakan sekolah.
Diselenggarakan oleh Majelis Perwakilan Kelas (MPK) SMAN 4 Malang, pemilihan ketua OSIS yang dikemas dalam acara "Pekan Demokrasi Stetsa" ini memudahkan seluruh warga sekolah untuk menggunakan hak pilihnya menggunakan sistem elektronik. Aplikasi bernama XAM PB dipilih sebagai software dalam PC atau laptop untuk memilih ketua OSIS  SMAN 4 Malang periode 2017/2018.
Program yang telah dijalankan untuk kedua kalinya ini memang dinilai lebih menguntungkan bagi seluruh warga sekolah. Hal ini dibenarkan oleh Alfan Akbar Yusuf, Waka Kesiswaan SMAN 4 Malang.
"Program ini  sudah berjalan sejak tahun lalu, memang lebih menguntungkan. Lebih hemat, praktis dan persiapannya tidak terlalu banyak. Para siswa juga belajar mengoperasikan software tertentu, sebuah ilmu yang tidak mereka dapatkan di sembarang tempat," ungkapnya.
Alfan menambahkan, panitia tidak perlu lagi menyiapkan kartu suara dan bilik seperti sebelumnya. Selain itu, panitia juga menghemat waktu karena ada 36 orang sekaligus yang bisa memilih dalam satu sesi. Kedepannya, jumlah perangkat akan ditambah sehingga semakin banyak orang bisa memilih dalam waktu bersamaan.

Aplikasi XAM PB ini memang sederhana, namun sangat membantu dalam pemilihan ketua OSIS SMAN 4 Malang. Warga sekolah hanya perlu menggunakan nomor induk mereka sebagai password untuk masuk ke dalam aplikasi. Selanjutnya akan muncul gambar dan nama para calon OSIS, dan cukup satu klik untuk memilih mereka.
"Untuk menghindari kecurangan, kami membuat sistem sehingga setiap satu nomor induk hanya bisa dipakai satu kali. Tidak ada orang yang bisa menggunakan dua hak pilih," kata Brian Sayodha, salah satu anggota MPK yang ikut mengelola aplikasi ini. Ia mengaku, ilmu menggunakan software ini diajarkan oleh alumni SMAN 4 Malang tahun sebelumnya. Kali ini, perubahan terus ditingkatkan mulai dari program, tampilan dan layanannya. Jumlah laptop dan jaringan LAN yang digunakan juga diperbanyak supaya proses pemilihan ketua OSIS berjalan semakin efektif dan efisien.

Rekapitulasi suara pun tidak lagi merepotkan bagi panitia pemungutan suara. Aplikasi ini memungkinkan pengelolanya menemukan angka paling akurat dari setiap objek yang dipilih. Sayangnya, ada beberapa kekurangan yang masih terus diperbaiki oleh pihak sekolah. "Sistem aplikasi ini masih tergolong sangat mudah, jadi ada beberapa siswa yang golput meskipun sudah masuk ke bilik suara. Mereka tidak memilih calon ketua OSIS tapi bisa menekan submit untuk keluar dari aplikasi, dan terkesan sudah memilih," tambah Brian. Kedepannya, Brian dan anggota MPK lain akan terus belajar mengembangkan aplikasi XAM PB untuk menghindari kecurangan dan supaya bisa digunakan untuk sistem selain pemilihan Ketua OSIS. (bla/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

Copyright © 2018 Malang Pos Cemerlang