Unisma Raih Emas dan Perak PICF

 
MALANG - Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Universitas Islam Malang (Unisma) Bunga Almamater berhasil meraih medali emas dan perak dalam ajang kompetisi paduan suara internasional “Penabur International Choir Festival” (PICF) 2017, yang diadakan di Jakarta. Medali emas diraih untuk kategori Folklore dan medali perak untuk kategori Mixed Youth. Jajaran Rektor dan Wakil Rektor Universitas Islam Malang (Unisma) menyambut bangga dan bahagia 43 orang tim Bunga Almamater, kemarin.
Penampilan andalan mereka adalah Dendang Alam Khatulistiwa. Sebuah lagu daerah dari Kalimantan Barat yang dibawakan dengan koreografi menarik. 
“Melalui lagu ini, kami memang sengaja memberikan cerita, selain secara audio vocal, juga melalui gerakan koreografi secara visual,” kata Wakil ketua PSM Bunga Almamater Jihan Farah Zakia.
Lagu ini, diakuinya memang sangat merangsang kepekaan penjiwaan dari timnya. Jihan menceritakan, Lagu Dendang alam ini menggambarkan keindahan alam Indonesia. Rasa bangga serta nyaman hidup di Indonesia menggelora saat membawakannya. Lautan luas, pegunungan asri, dan keindahan serta kekayaan alam lainnya, membuat mereka merasa mereka sedang menceritakan kembali keindahan Indonesia kepada penonton.
Secara pribadi, Jihan juga merasa jika lagu tersebut selain mempunyai melodi yang indah, juga syair yang begitu deskriptif. Hal itulah, yang membut tim Bunga Almamater merasa, persembahan terbaiknya adalah  di lagu tersebut.
Ia mengatakan, mereka mengalahkan ratusan peserta dari Indonesia dan mancanegara. Jihan merasa puas dengan penampilan yang mereka persembahkan. Sebab, salah satu lagu kategori Folklore yang mereka tampilkan mendapatkan tepuk tangan meriah dari penonton.
Selain membawakan lagu tersebut, tim Bunga Almamater juga membawakan lagu Ahtoi Porosh dari Kalimantan Barat dan Wor dari Papua saat kategori Folklore, dan membawakan lagi Sestina 3: Dara La Notte Il Sol dari Italia dan Dendang Alam Khatulistiwa pada kategori Mixed Youth.
Ditambahkannya, tim lawan di lomba ini cukup berat. 
"Ada beberapa tim dari Filipina, Vietnam, dan Malaysia, jadi ini merupakan prestasi besar untuk kami," pungkasnya. (sin/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :