Maba BINUS Tukarkan Bibit Sayuran dengan Sampah


MALANG – Tak peduli panas matahari dan debu jalanan, 120 mahasiswa baru BINUS Malang (12/9) membagikan bibit tanaman sayur kepada para pengendara yang melintas di tiga ruas jalan dekat lokasi kampus. Tidak gratis, sebagai gantinya para pengendara harus memberikan sampah yang ada di kendaraan mereka.
Bentuk kegiatan penukaran bibit tanaman dengan sampah ini dinilai tepat dengan keadaan lingkungan yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Banjir kini menjadi langganan beberapa tempat di kota Malang, salah satunya di ruas jalan di dekat lokasi kampus.
“Banjir di sini ternyata berasal dari banyaknya sampah plastik yang dibuang oleh para pengendara.” ujar Ketua Pelaksana kegiatan, Yosseph Benny Kusuma.
‘Stop buang sampah di jalan,’ dan ‘Jalan Raya bukanlah tempat sampah,’ kedua kalimat tersebut diteriakkan oleh mahasiswa yang terbagi dalam tiga titik pembagian tanaman. Selain itu, mereka juga membawa banner bertuliskan kalimat tersebut dan berdiri di zebra cross selama pengendara berhenti di lampu merah. Sepuluh detik sebelum lampu hijau menyala, mereka kemballi lagi ke ruas jalan yang aman.
“Tidak perduli dengan panas dan hujan, kita tanamkan kepedulian pada lingkungan. Bibit tanaman cabai, tomat, terong dan sayuran ini kami beli dari komunitas petani di Batu. Jadi kami berusaha melibatkan semua pihak,” sambungnya.
Tak sampai dua jam, 500 bibit tanaman telah bertukar dengan beberapa kantong sampah besar. Partisipasi pengendara terhitung tinggi. Bahkan ada seorang pengendara yang menukarkan pengharum mobil yang belum habis, untuk satu bibit sayuran. Kegiatan ini juga mendapatkan dukungan dari lima orang Joko Roro Kabupaten Malang.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kejutan flash mob dari dosen dalam iringan lagu energik. Bahkan, Rektor Binus Dr. Ir. Boto Simatupang, MBP juga ikut melakukan gerakan flash mob. (ras/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :