Maba ITN Dibekali Karakter Bela Negara


MALANG –  Sebanyak 1.074 mahasiswa baru Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang mengikuti pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) (12/9). Seluruh kegiatan berfokus pada pengembangan akademik, pembangunan karakter, dan bela negara sehingga tidak ada muatan perploncoan ataupun senioritas.
Rektor ITN Malang, Dr. Ir. Lalu Mulyadi MT mengatakan, penyisipan karakter bela negara di PKKMB tahun ini mengacu pada surat edaran Menteri Pertahanan. Selama dua hari, mahasiswa baru akan dilatih berbagai keterampilan melalui kegiatan outbound dan pengetahuan kebangsaan di Rindam V/Brawijaya.
“ITN ini multikultur dengan mahasiswa yang berasal dari berbagai penjuru di Indonesia, jadi tidak mudah untuk memberikan kesamaan karakter. Di tempat yang baru ini, mereka akan menghadapi beragam tantangan dan dengan PKKMB ini harapannya mahasiswa menanamkan karakter baik untuk mereka,” ujarnya.
Tahun ini pula, ITN bekerja sama dengan BNN Kota Malang untuk melakukan tes urin pada mahasiswa baru. Bila tahun lalu tes narkoba dilakukan dalam sampel acak, maka tahun ini seluruh mahasiswa akan disasar. Mahasiswa yang terindikasi narkoba akan dilakukan pembinaan dan rehabilitasi agar tetap menjadi mahasiswa dengan karakter yang baik. Perang terhadap narkoba dilakukan ITN juga dalam bentuk UKM PESAN, Persatuan Mahasiswa Anti Narkoba.
Bertema Unity in Diversity, PKMB tahun ini mengagendakan materi ESQ dan motivasi untuk melengkapi pondasi pembangunan mhasiswa baru dalam pendidikan mendatang agar secara lengkap secara spiritual dan emosional.
“Tema ini dibangun mengingat mahasiswa baru berasal dari berbagi penjuru di Indonesia, namun tetap bersatu untuk di ITN Malang,” imbuhnya.
Dalam sambutannya, Lalu mengatakan sebagai proses pendidikan yang lebih tinggi, maka keberhasilan ditentukan tak hanya dari kemampuan akademik namun juga kedewasaan, kemandirian, dan doa. Oleh karena itu, dalam upacara pembukaan kemarin, seluruh mahasiswa baru menggemakan motto ‘Aku Datang Aku Berhasil dan Aku Cinta ITN Malang’. Selanjutnya mahasiswa juga diajak untuk membuat komitmen lulus tepat waktu dengan prestasi yang baik.
Prosesi dijalani dengan khusyuk. Dalam kebanggaan jas almamater warna biru, rektor membacakan beragam prestasi yang berhasil ditorehkan ITN Malang. Juga beberapa prestasi mahasiswa diantaranya juara PIMNAS, kontes roket, dan kontes mobil hemat energy hingga di tingkat internasional.
“Semoga para mahasiswa baru ini dapat mengestafetkan raihan prestasi terdahulu,” lanjutnya.
Seperti diketahui, tahun 2017 ini, ITN Malang masuk dalam peringkat  100 besar dari kurang lebih 4.600 PTS dan PTN se-Indonesia. Bahkan dari kelompok institute, ITN Malang masuk urutan ke empat setelah ITB, IPB, dan ITS.
 “Selama 10 tahun dari Kopertis Wilayah IV Jawa Timur mulai tahun 2008 ITN Malang memperoleh penghargaan anugerah kampus unggulan (AKU). 5 tahun berturut-turut mendapat tropi Kampus Unggul, sebagai perguruan tinggi yang unggul dan berprestasi dalam bidang tatakelola, riset dan kemahasiswaan,” lanjutnya.
Hal inilah yang membawa ITN Malang menjadi peringkat ketiga kategori PTS, dan peringkat ke 10 PTN dan PTS se-Jawa Timur. Sedangkan se-Indonesia menduduki peringkat ke 18 kategori PTS.
Sementara itu, suasana upacara pembukaan PKKMB semakin seru ketika salah seorang angota Menwa melakukan atraksi flying fox melintasi lapangan upacara sambil membawa bendera, disusul dengan atraksi flying fox kedua dari mahasiswa pecinta alam sambil membawa banner menyambut para mahasiswa baru. (ras/oci)

Berita Lainnya :

loading...