21 Sekolah Angkasa Studi Banding ke Sabilillah


 
MALANG – Lembaga Pendidikan Islam Sabilillah Malang (LPI Sabilillah) menjalani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Yayasan Yasarini yang akan menjadikan beberapa sekolah angkasa untuk menjadi pilot project. Kunjungan Yasarini ke LPI Sabilillah untuk studi banding dilakukan kemarin (15/09).
Kepala Bagian Humas LPI, Drs. Taufikurrahman, M.Pd mengatakan, MoU ini dilakukan dengan mengintegrasikan kurikulum kedua lembaga. Kurikulum yang dijadikan satu gagasan diberi nama Tri Abdi Kurikulum.
Abdi merupakan akronim dari Agama, Bangsa, dan Negara, dan Ilmu. MoU yang akan dilakukan selama empat tahun kedepan ini sudah dimulai sejak beberapa bulan lalu.
“Dari landasan tersebut, kami akan membuat kesamaan kurikulum. Ide dan gagasan kami jadikan satu. Konsep agama seperti apa nantinya. Berbangsa dan bernegara, serta ilmu seperti apa yang nanti akan diberikan kepada siswa sebagai landasan mendidik mereka,” jelas Rahman.
Rahman mengatakan, pihak LPI Sabilillah mempunyai kewenangan untuk memberikan pendampingan peningkatan mutu dan kualitas untuk pilot project sekolah angkasa.
“Memang nanti tujuannya untuk menjadikan pilot project sekolah Angkasa. Di sini studi banding dihadiri oleh 21 sekolah Angkasa mulai tingkat TK,SD, SMP, SMA,” kata dia.
Rahman mengungkapkan, tiap sekolah yang akan dijadikan pilot project ini harus melakukan laporan rutin secara berkala.
Laporan tersebut dilakukan untuk monitoring. Fungsi dari monitoring adalah untuk memberikan masukan. (sin/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...