Pilih Ketua OSIS, SMA Diponegoro Tumpang Gandeng KPU


TUMPANG - Bekerjasama dengan Komisi Pemihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Malang, Pemilihan Ketua OSIS (Pemilos) SMA Diponegoro Tumpang didesain menyerupai Pemilihan Umum Pimpinan Daerah pada umumnya. Ciri khas pemilihan umum seperti kartu suara, bilik dan mencelupkan jari kelingking kedalam tinta berwarna ungu dipertahankan dalam Pemilos kali ini. Meskipun banyak sekolah lain yang telah beralih ke sistem elektronik atau lebih modern SMA yang akrab disebut SMADITA ini memang sengaja memilih cara konvensional. Bahkan, dibuat kesepakatan berupa MOU antara KPUD Kabupaten Malang dengan SMADITA untuk saling mendukung satu sama lain.
Waka Kesiswaan SMA Diponegoro Tumpang Teguh Bagus Nurcahyo, menjelaskan, proses Pemilos di SMADITA berada dalam pemantauan KPUD Kabupaten Malang dan juga pihak sekolah. Sehingga tidak perlu dikhawatirkan adanya kecurangan atau manipulasi suara.
“Kami juga mengajak anak-anak sebagai pemilih pemula agar belajar menyalurkan suaranya dan tidak menjadi golput,” ujarnya.
Ia menambahkan, dengan menerapkan proses pemilihan umum secara konvensional, siswanya belajar bekerja sama dan membagi tugas serta semakin siap sebagai pemilik hak suara dalam Pemilihan Pimpinan Daerah 2018 mendatang.
SMADITA mendukung penuh program, Pemutakhiran Daftar Pemilih (Mutarlih) berkelanjutan menuju pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur tahun 2018 mendatang. Sedangkan bentuk dukungan dari KPUD Kabupaten Malang, adalah memberikan bantuan berupa seluruh perlengkapan Pemilos SMADITA yang dilaksanakan pada Senin (18/9) lalu. MOU ini ditandatangani langsung oleh ketua KPUD Kabupaten Malang, Santoko, S.PdI.
Terpilih 7 perwakilan kelas yang menjadi calon ketua OSIS, terdiri dari 3 siswa dan 4 siswi. Mereka adalah Bawon Bagus Pilardi, DIta Marsella, Fani Siti Nur AIsyah, Mamlu’atur Rohmah, Mochammad Muzachi, Muhammad Nizar dan Rara Rheka. Setelah melalui proses panjang layaknya Pemilihan Umum pimpinan daerah, mulai dari pemilihan kader dan tim sukses, sosialisasi visi misi dihadapan seluruh siswa, debat antar calon hingga pencoblosan, terpilihlah satu nama dengan suara terbanyak. Yakni Mochammad Muzachi, nomor urut 5. Laki-laki yang murah senyum ini memang terkenal ramah, aktif dalam organisasi dan cukup berprestasi di kelasnya.
 “Terpilihnya Mochammad Muzachi memang tidak mengherankan, anaknya rajin, ramah dan cerdas. Ia bisa memimpin teman-temannya tapi juga bisa dipimpin orang lain. Saya bilang begini bukan berarti calon lain tidak baik. Bagi saya, mereka semua luar biasa dan merupakan perwakilan siswa yang patut dijadikan contoh,” pungkas Teguh.
Pemilos SMADITA kali ini memang hanya untuk menentukan siapa ketua OSIS terpilih periode 2017-2018, sedangkan untuk wakil dan pengurus lain akan dimusyawarahhkan melalui  tim formatur yang hasilnya diumumkan hari ini. Mochammad Muzachi, yang akrab disapa Zaki menyampaikan rasa bahagia dan bangganya setelah dipercaya menjadi ketua OSIS. “Saya senang sekali dan siap menerima tanggung jawab sebagai ketua OSIS, semoga bisa mengemban tugas dengan baik.  Kedepannya, saya ingin SMA Diponegoro Tumpang menjadi lebih berprestasi dan melambungkan namanya di mata masyarakat,” pungkas siswa kelas XI ini dengan mata berbinar. (bla/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :