Cetak Lulusan Kompeten untuk Dunia Industri dan Dunia Kerja


MALANG - Pendidikan Keterampilan Otomotif, Bisnis, Industri, dan Teknologi Informasi (PROBIS) Universitas Negeri Malang (UM) akan menyelenggarakan wisuda tahun ajaran 2016/2017 pada hari ini, (23/9/17) di Gedung Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang (UM).Wisuda kali ini akan diikuti sekitar 365 wisudawan dari beberapa program studi.
“Lembaga ini memiliki daya tempuh cukup singkat dan berbasis kompetensi dunia kerja, sehingga lulusannya memang secara khusus dipersiapkan untuk bisa langsung terjun ke dunia kerja sesuai dengan bidang keahlian khusus yang dimiliki,” ujar Kepala Sub Divisi PROBIS UM Mohamad Yasin, S. Kom., M. Kom kepada Malang Post.
Ia menuturkan, dengan mengemban visi dan misi kampus, PROBIS UM senantiasa mengedepankan kualitas mutu lulusannya. Berbagai upaya yang dilakukan yakni mereview kurikulum agar senantiasa sesuai dengan perkembangan dunia pendidikan dan kebutuhan dunia kerja, menggunakan pengajar yang profesional dengan latar belakang praktisi maupun akademisi setara S1, S2 dan S3 sesuai dengan kualifikasi bidang studinya, menyediakan sarana prasarana pendidikan yang memadai dan membuka peluang kerjasama dengan dunia kerja serta industri, untuk memberikan pengalaman kerja nyata bagi peserta didik.
PROBIS UM merupakan salah satu lembaga pendidikan keprofesionalan di bawah pengelolaan Pusat Bisnis UM, yang menyelenggarakan sistem  pendidikan non formal yang terstruktur dan berjenjang 1 dan 2 tahun.  Lembaga ini memiliki 7 program studi yaitu Teknik Otomotif (Suzuki –UM), Teknik Informatika (IFT), Komputer, Bahasa Inggris & Perbankan (CEB), Komputer Akuntansi (CAC), Desain Grafis Multimedia (DGM), Sekretaris Public Relation & Digital Marketing (SPM), dan Usaha Perjalanan Wisata, Tour & Travel (TNT).
PROBIS UM merupakan program pendidikan dalam bidang Otomotif,  bisnis dan teknologi informasi yang melibatkan multi disiplin ilmu, relevan dengan kebutuhan dunia bisnis dan industri. PROBIS UM menggunakan fasilitas yang ada di UM meliputi ruang kelas klasikal, ruang laboratorium komputer, ruang praktikum, ruang produksi dan bengkel kerja otomotif.
Kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan adalah program satu dan dua tahun. Sistem pendidikan dirancang dengan menggunakan sistem satuan kredit semester (SKS). Total SKS untuk program satu tahun  bekisar 40 SKS, sedangkan program dua tahun berjumlah 80 SKS. Agar peserta didik memiliki kualifikasi yang memadai dalam hal keterampilan kerja, maka setiap mata kuliah menekankan pada aspek pendalaman keterampilan. Komposisi antara teori 20% dan praktek 80%.
Fasilitas yang disediakan antara lain Laboratorium Internet dan Multimedia, Laboratorium Pemrograman, Laboratorium Desain Grafis,  Laboratorium Akuntansi, Laboratorium  Jaringan Komputer, Laboratorium Fotografi dan Videografi, Ruang Praktek Cetak Reproduksi Grafika dan Bengkel Kerja Otomotif Standar Perusahaan Suzuki.
Peningkatan kemampuan dan keterampilan bagi lulusan PROBIS UM untuk bisa memasuki dunia kerja dilakukan dengan berbagai cara antara lain dengan menyusun kurikulum base competence, pembelajaran base project, dan menyelenggarakan  praktek  kerja industri bagi peserta didiknya agar memiliki kemampuan dan kesiapan dalam memasuki dunia kerja.
“ Dengan kata lain, lembaga ini memang  secara khusus lebih menekankan jenis pendidikan untuk  menghasilkan  SDM  yang berkualitas,  produktif  dan siap kerja, sehingga mampu bersaing dengan rekan mereka di manapun,” pungkasnya.
Sebagian besar lulusan lembaga PROBIS UM, ini sudah banyak yang diserap oleh dunia kerja. Seperti lulusan pada program studi Teknik Otomotif (Suzuki –UM) yang memiliki MOU dengan perusahaan otomotif ternama Suzuki Jepang, memiliki program penempatan kerja untuk lulusannya tersebar di 188 Beres Suzuki di seluruh Indonesia. Lulusan program studi yang lain juga hampir 90 % setelah kelulusan sudah banyak yang mengisi posisi pekerjaan di berbagai perusahaan, instansi maupun berwirausaha mandiri. Sedangkan 10 % sisanya lulusan mereka memilih untuk kembali melanjutkan pendidikan di dunia akademis yang lain. (*/sir/oci)

Berita Lainnya :