Hari Ozon se Dunia, Tanam 200 Pohon


MALANG – Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Singosari Kabupaten Malang menjadi tempat menanam pohon dalam rangka peringatan hari Ozon se dunia, kemarin (22/9). Selain penanaman pohon untuk penghijauan lingkungan, juga dirangkai dengan seminar, bertema Sumber Energi Terbarukan Sebuah Langkah Menghadapi Pemanasan Global.
Acara peringatan  Hari Ozon se dunia di SMPN 1 Singosari tersebut bagian dari Coorporate Social Responsibility (CSR) PT Suparma tbk.
Tim penanggungjawab  CSR PT Suparma tbk sekaligus Komite SMPN 1 Singosari, Shanty Nicholas mengatakan, ada 200 pohon yang ditanam oleh siswa-siswi SMP untuk daerah Lawang dan Singosari. Penanaman pohon ini dilakukan di halaman belakang sekolah. Masing-masing siswa menanam 10 bibit pohon. Pohon yang ditanam, diantaranya pohon Pucuk Merah, Pohon Puring, serta tanaman buah.
Kegiatan ini, diadakan untuk mengajak generasi muda mencintai lingkungan. ”Kami sasar siswa SMP, sebab kami ingin menanamkan rasa cinta terhadap lingkungan sejak dini. Masa SMP, adalah masa remaja yang sudah harus bisa mencintai lingkungannya. Utamanya untuk awal adalah di lingkungan sekolah,” ungkap Shanty.
Shanti mengungkapkan, siswa tidak hanya diajak untuk menerapkan cinta lingkungan secara langsung melalui penanaman pohon. Namun juga diberikan pemahaman melalui seminar. “Kalau penanaman pohon, mereka bisa menerapkan secara langsung penghijauan yang menjadi bagian cinta lingkungan. Tapi melalui seminar, mereka bisa membuka cakrawala dan pengetahuan,” tandasnya.
Dalam seminar ini, para siswa diberikan pemahaman tentang menabung air untuk lingkungan tetap lestari. Salah satu pembicara, Ir Teguh Utomo, MT. Dosen Fakultas Teknik UB ini membeberkan secara spesifik tentang berbagai kegiatan menabung air, misalnya Mikro Hidro dan Biomass, Pembangkit Listrik Tenaga Surya serta dumur resapan.
Kepala Mikro Hidro FT UB itu membeberkan cara membuat masing-masing alat yang praktis dan bisa diterapkan di industry rumah tangga. Sementara itu, Kepala Sekolah, Susilo Wardoyo mengungkapkan harapannya agar kegiatan ini bisa mendukung rintisan sekolah Adiwiyata yang sedang dilakukan SMPN 1 Singosari. “Saya berharap, terutama untuk siswa SMPN 1 Singosari agar lebih memiliki motivasi,” kata Susilo.
Kegiatan ini diikuti 30 SMP. Selain itu juga dihadiri Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malang. (sin/udi)

Berita Terkait

Berita Lainnya :