Tulis Buku Osama bin Laden, Diterbitkan di Berbagai Negara


Malang Post, Ketua Polinema Press Dr. Abdul Muqit sukses menerbitkan buku yang kini diterbitkan di berbagai negara. Buku berjudul Ideology and Power Relation of Osama bin Laden : A Critical Discourse Analysis Perspective yang telah terbit di beberapa negara, salah satunya Jerman. Ini bermula saat Muqit mempresentasikan tulisan tersebut dalam sebuah forum di Singapura dan mendapatkan tawaran terbit dari penerbit Lambert Academic Publishing.
Menurut Muqit, menulis buku atau penelitian menjadi sebuah pembuktian keilmuan bagi dosen.
 “Dari situlah kemudian saya sharing dengan dosen-dosen dan memotivasi mereka,” ungkapnya.
Kegigihannya sebagai dosen yang aktif menulis, diimbaskan kepada para dosen yang lain. Buktinya, sebagai ketua di Polinema Press, ia sukses mendorong lahirnya ratusan buku karya dosen. Bahkan, Polinema Press sukses mencatat prestasi dalam penerbitan buku berstandar International Standard Book Number (ISBN). Dari 100 judul buku, Polinema Press telah berhasil menerbitkan 135 judul buku ber ISBN dan menjadi jumlah yang terbesar se-Indonesia. Dalam bidang publikasi jurnal, dua dosen Polinema juga berhasil menerbitkan jurnal ter-index Scopus.
“Kalau di kampus lain,  biasanya hanya sekitar 60-an buku saja per tahun,” ujar Ketua Polinema Press Dr. Abdul Muqit sambil menunjukkan dua email terusan dari pihak jurnal internasional yang menyatakan jurnal tersebut telah diterima.
Hal ini, lanjutnya, membuktikan dosen Polinema sangat aktif dalam menyalurkan ilmu tak hanya dalam bentuk mengajar. Dosen yang tidak produktif dalam menulis, tidak dapat memperoleh kenaikan pangkat dan yang telah berhasil menerbitkan jurnal internasional akan mendapatkan dana insentif sesuai dengan program Direktorat Pengelolaan Kekayaan Intelektual.
Selain sebagai buku ajar, buku karya dosen Polinema juga disebar ke 20 Perguruan Tinggi Negeri se-Indonesia sebagai perluasan karya, juga membuktikan keberadaan dosen-dosen penulis di Polinema. Oktober mendatang, Polinema Press akan memperkuat skill kepenulisan dosen melalui kerjasama dengan media cetak dan Perpustakaan Nasional.
Tahun 2018 mendatang, Muqit menargetkan dosen Polinema harus dapat memenuhi lima dari 15 artikel di Indonesia yang akan terbit sebagai jurnal internasional berstandart Q4 Scopus.
“Sekarang sudah ada sepuluh artikel dari sepuluh negara, berarti masih kurang 15 artikel. Saya selalu kumandangkan lima artikel dari Polinema dan sepuluh yang lain dari PTN di seluruh Indonesia,” ujarnya. (ras/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...