Dindik Gencarkan Program Pendidikan Keluarga


MALANG – Dinas Pendidikan Kota Malang meminta orang tua di jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD) untuk turut berperan aktif di sekolah melalui program pendidikan keluarga (PPK). PPK harus diterapkan di jenjang PAUD, SD, dan SMP.
Kepala Bidang Pendidikan Non Formal dan Informal (PNFI) Suyitno mengatakan, penerapan pendidikan keluarga tidak hanya sekadar konsep saja, tapi harus melalui wujud nyata.
“Sekolah harus bisa menerapkannya dalam wujud. Dalam artian, sekolah juga mempunyai dokumentasi kebersamaan antara siswa, sekolah dan orang tua,” kata Suyitno.
Suyitno menyontohkan adanya paguyuban orang tua yang perlu dimaksimalkan lagi. Paguyuban orang tua seharusnya bukan hanya sekadar memberikan kontribusi materi saja. Namun juga, kebersamaan dalam pelaksanaan pembangunan bersama di sekolah.
Misalnya, sambung dia, ketika sekolah sedang proses pembangunan, orang tua yang tergabung dalam paguyuban jangan hanya menyumbangkan ide tau materi, namun mereka juga harus turut turun bersama bergotong-royong serta bekerja bakti.
Ketika orang tua mampu memberikan waktunya untuk siswa dan sekolah, menurut Suyitno, disitulah, peran pendidikan keluarga yang sesungguhnya terjalin. Suyitno mengharapkan, nantinya dengan diterapkannya program ini, bisa memberikan kedekatan komunikasi antara orang tua, siswa dan sekolah.
Kepala SDN Percobaan 2, Jupri, M.Pd mengatakan nantinya akan menerapkan PPK di sekolahnya. Ia akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada orang tua, agar nantinya bisa lebih memaksimalkan lagi peran orang tua.
“Paguyuban orang tua kami sudah berjalan. Namun saya rasa kurang maksimal. Sebab, yang saya tahu di dalam Pendidikan keluarga, orang tua juga harus turut mendidik siswa. (sin/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...