Abah Anton Ajak Mahasiswa Bergabung Dalam Ekonomi Kreatif


MALANG – Tingginya jumlah mahasiswa dan akademisi di Kota Malang, harusnya dapat memberikan sumbangsih dalam bidang ekonomi kreatif kota Malang. Wali Kota Malang, H. Moch Anton mengatakan mahasiswa dapat bergabung dalam ekonomi kreatif untuk mengembangkan sektor tersebut.
“Ada 16 subsektor ekonomi kreatif sebagai wadah kita, dan harus bisa melihat apa keahlian mahasiswa. Sekarang ini yang sedang diprioritaskan adalah digital, tapi tidak menutup kemungkinan bisa berkembang di sektor yang lain, kuliner misalnya,” ujarnya dalam Seminar Nasional Penguatan Geopolitik dalam rangka Kemandirian dan Daya saing Bangsa dari Perspektif Geografi di Fakultas Ilmu Sosial, UM, kemarin (27/9).
Hasil temuan mereka juga telah sering dilombakan dalam berbagai event, juga diwadahi oleh Pemkot dalam bentuk pameran inovasi teknologi. Diprogramkan sejak 2015 lalu, menurut Abah Anton, panggilan akrabnya, mengaku hal ini merupakan salah satu upayanya dalam menggali potensi pada akademisi.
“Saya ingin membuat akademisi berperan dalam kesejahteraan dan pembangunan lingkungannya. Mereka memiliki banyak kemampuan, hanya tinggal bagaimana pemerintah menjembatani beliau ini dengan masyarakat agar pembangunan bisa berjalan,” sambungnya.
Menurut Abah Anton, ekonomi kerakyatan telah memberikan hasil yang cukup membanggakan. Sebut saja bank sampah, yang dulunya menjadi momok justru sekarang menjadi wadah ekonomi. Terdapat 70 titik pemilahan sampah sampai pada di TPA dan dapat memberikan peluang ekonomi kepada masyarakat. Tidak cukup itu saja, Pemkot Malang juga giat mengembangkan kampung-kampung tematik menjadi destinasi wisata.
“Ternyata tak hanya dampak ekonomis aja yang dihasilkan, namun juga ada revolusi mental di dalamnya. Masyarakat lebih peduli pada lingkungan karena tempatnya menjadi objek wisata,” tuturnya.
Terlebih, dengan ditambah adanya jembatan kaca di objek wisata warna warni yang akan diresmikan, akan menambah lagi potensi destinasi wisata di wilayah Kelurahan Jodipan dan Kesatrian. (ras/udi)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...