Pemprov Naikkan Insentif GTT dan PTT


MALANG – Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan membantu insentif Guru Tidak Tetap (GTT), Pegawai Tidak Tetap (PTT) dan guru non sertifikasi. Bantuan dana insentif dari Provinsi Jawa Timur itu naik sampai 4 kali lipat lebih, dari yang sebelumnya hanya 250 ribu, menjadi Rp1.032.000,-.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur (Kadiknas Jatim), Dr Saiful Rachman, di sela acara Sosialisasi Program Pendidikan Anak Usia Dini di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
Saiful mengatakan, anggaran sudah disiapkan untuk 500 GTT, PTT dan guru non sertifikasi di Jawa Timur. “Kami memang belum membagi kepastian detailnya untuk tiap daerah kota/kabupaten, jadi untuk Kota Malang belum tahu berapa guru yang akan mendapatkan insentif tersebut,” kata Saiful.
Ia menaikkan insentif guru karena beberapa tahun terakhir banyak keluhan minimnya kesejahteraan GTT. Saiful berharap, dengan adanya kenaikan insentif GTT, mutu pendidikan di Jawa Timur bisa lebih ditingkatkan lagi. Terlebih di Kota Malang, yang notabene adalah Kota Pendidikan.
Selain itu, ia berharap dengan naiknya insentif GTT, para guru di Kota Malang bisa membantu menyukseskan mutu pendidikan lokal. Serta, bisa meningkatkan terus kualitas lembaga pendidikan yang dijadikan sebagai pilot project atau percontohan. “Full day school di Kota Malang juga sudah berjalan cukup bagus. Saya harap naiknya insentif GTT bisa mempertahankan itu. Kekosongan formasi guru mata pelajaran semoga tidak ada lagi,” tegas dia.
Sementara itu, Pemerintah Kota Malang juga sudah menyiapkan dana Rp 30 Milyar untuk GTT dan PTT. Dana tersebut, untuk GTT dan PTT sejak jenjang SD hingga SMA/SMK. Wakil Wali Kota Malang, Drs Sutiaji mengungkapkan, dengan bertambahnya insentif GTT dan PTT mampu membantu kesejahteraan tenaga pendidik di Kota Malang.
“Ya harapannya sama dengan pak Kadiknas Jatim, Kota Malang bisa mempertahankan identitasnya sebagai kota pendidikan. bisa memberikan kontribusi bagi Jawa Timur untuk mutu pendidikannya,” kata Sutiaji.
Ia juga mengucapkan terima kasih, serta apresiasi kepada dinas pendidikan Jawa Timur yang telah menambah anggaran untuk menaikkan insentif GTT, PTT serta guru non sertifikasi. “Dengan bantuan dari Pemrov, saya senang kesejahteraan guru semakin diperhatikan. Dan sudah tidak ada lagi keluhan,” pungkasnya. (sin/udi)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...