magista scarpe da calcio Pahami Sejarah, Kenalkan Siswa Bendera dan Logo PKI


Pahami Sejarah, Kenalkan Siswa Bendera dan Logo PKI

 
MALANG – Banyaknya Isu PKI yang beredar saat ini, dikhawatirkan bisa memengaruhi pola pikir siswa sekolah, jika mereka tidak paham betul tentang apa itu PKI. Walaupun materi tentang PKI ada dan diajarkan di sekolah, namun guru mempunyai cara atau metode penekanan pengajaran tentang PKI dengan beragam tujuan.
Guru Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) SMPN 18 Malang Asyih Witawati, S.Pd memberikan pemahaman tentang apa itu PKI melalui pengenalan terhadap pahlawan revolusi. Kedengarannya itu hal biasa, namun yang ia lakukan, bukan hanya menunjuk nama dan gambar pahlawan, tapi juga memberikan tugas kepada siswa untuk mempelajari karakteristik pahlawan revolusi yang gugur.Mendalami, mengapa pahlawan revolusi rela mengorbankan nyawanya untuk mengusir PKI. Asyih tidak menggunakan video atau film sebagai media pembelajaran. Ia menjadikannya sebagai refrensi untuk siswanya mencari tahu tentang pahlawan revolusi yang gugur.
Setelah mereka bisa mengenal pahlawan revolusi, Asyih lantas memberikan tugas kepada mereka untuk menceritakan kembali, harus dengan body language dan ekspresi. Bagaimana tokoh pahlawan tersebut berjuang, kesehariannya, hingga gugurnya pahlawan di lubang buaya. Dalam sejarah, membaca mungkin hal yang sudah biasa, namun menceritakan kembali dengan peran, memerlukan penjiwaan. 
“Itu adalah stimulus bagi siswa agar mereka bisa merasakan rasa nasionalisme yang dimiliki oleh para pahlawan yang gugur di lubang buaya. Jadi ketika mereka tumbuh dewasa dan berada di lingkungan masyarakat, mereka bisa benar-benar menentang PKI,” terangnya.
Logo dan bendera yang identik dengan PKI juga ia kenalkan. Tujuannya, adalah untuk memberikan mereka kepekaan ketika melihat logo tersebut dimanapun mereka berada. 
“Harapan saya mengenalkan mereka tentang logo PKI adalah untuk memberikan mereka kepekaan di masyarakat tentang logo yang berbau komunis,” bebernya.
Guru sejarah SMAN 10 Endang Setyoningsih S.Pd, menggunakan media pembelajaran video dan film untuk mengenalkan siswanya pada PKI. Usai pembelajaran dusiovisual tersebut, dia selalu memberikan pemahaman dan mengingatkan, agar siswanya tidak sampai terpengaruh paham PKI yang mulai menjadi isu.
“Saya selalu mengingatkan kepada anak-anak, agar mereka tidak terpengaruh dengan hal-hal yang berbau PKI. Saya selalu imbau mereka agar berhati-hati bila melihat adanya pembagian kaos, pin, atau barang lainnya yang berlogo komunis,” katanya. (sin/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

Copyright © 2018 Malang Pos Cemerlang Goto Top