magista scarpe da calcio Aktif Kawal Bahasa Jawa


Aktif Kawal Bahasa Jawa

 
MALANG - Bila kebanyakan anak muda sekarang lebih menyenangi belajar bahasa asing dan mengucapkan bahasa kekinian, tidak dengan Bellinda Amanda Laveda Kalontong. Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Merdeka Malang (Unmer) ini terpilih sebagai juara 3 duta bahasa Jawa Timur, beberapa waktu yang lalu. Untuk itu, dia memiliki visi untuk mengenalkan bahasa Jawa sebagai bahasa ibu agar terus dilestarikan dalam percakapan sehari-hari. 
“Jangan hanya belajar bahasa Inggris saja, tapi malah lupa belajar bahasa ibu,” ujarnya.
Sebagai duta bahasa, gadis kelahiran Malang, 17 Mei 1994 ini memiliki misi meningkatkan penggunaaan bahasa Jawa di sekitar, salah satunya dengan program pengajaran ke sekolah-sekolah. Dirinya merasa prihatin dengan pembelajaran bahasa Jawa yang berhenti di tingkat SMP.
“Tidak semua anak muda suka menari Jawa, sebagai salah satu kebudayaan kita. Hal-hal yang berbau tradisional itu memang sulit untuk dipelajari. Tapi justru itulah tantangannya,” sambungnya.
Untuk bahasa gaul, lanjut Bellinda, memang sering diucapkan di kalangan muda seperti dirinya dan rekan-rekannya. Namun hal itu dapat menjadi sebuah siasat untuk mengenalkan lagi bahasa Jawa.
“Misalnya ketika saya mengucapkan suatu kalimat gaul yang teman-teman tidak tahu, akhirnya saya jelaskan menggunakan bahasa Jawa. Trus kalau dalam bahasa Jawa tidak tahu, dijelaskan lagi dengan bahasa Indonesia. Jadinya bahasa Jawa tetap terserap oleh mereka,” sambungnya.
Sekarang ini, telah banyak mahasiswa asing yang tertarik dengan budaya milik Indonesia. Menurut Finalis Duta Kampus 2015 ini, tentu hal tersebut baik dalam rangka promosi budaya dan pariwisata. Namun, bila masyarakat Indonesia merasa acuh dengan budaya sendiri, lama kelamaan budaya tersebut jutru akan diklaim oleh negara lain. 
“Dan hal tersebut sudah pernah terjadi pada batik, salah satunya,”imbuhnya. (ras/oci)

Berita Lainnya :

Copyright © 2018 Malang Pos Cemerlang Goto Top