Jenderal Moeldoko Tantang Poltekom Sejahterakan Petani

 
MALANG – Mantan Panglima TNI Jenderal Purn Dr Moeldoko memberikan orasi ilmiah tentang Perguruan Tinggi Vokasi dalam Membangun Sosio Teknologi Entrepreuner dan Pengembangan Produksi Memanufaktur Peralatan Pertanian, di Politeknik Kota Malang (Poltekom), kemarin (28/9).
Dalam orasinya, Moeldoko mengharapkan petani Indonesia bisa kaya. Ia mengatakan, penghasilan petani tiap bulan saat ini mayoritas masih Rp 1,7 juta. 
“Kalau setiap bulan, dan dari masa ke masa penghasilan petani hanya segitu, sampai kapan mereka bisa kaya. Padahal Indonesia Negara agraris,” terang Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) itu.
Ia membeberkan, fenomena petani yang saat ini masih harus mengimpor peralatan untuk biaya produksi. Mulai dari pengolahan tanah lahan pertanian hingga panen. Seluruhnya, kata dia, masih impor dari Negara lain. 
”Kekayaan petani saat ini berpengaruh dengan teknologi pertanian yang digunakan. Namun, kekayaan lahan pertanian tidak sebanding dengan kekayaan teknologi,” terang dia.
Moeldoko mengatakan, era saat ini sudah tidak memungkinkan lagi petani menggunakan cara tradisional. Ia menegaskan, jika petani menggunakan cara tradisional, akan sulit Indonesia menjadi Negara agraris yang petaninya sejahtera.”Saya selalu bermimpi, bagaiman caranya petani di Indonesia ini bisa kaya. Paling tidak, ada penghasilan Rp 7 juta tiap bulannya,” bebernya.
Moeldoko menaruh harapan besar kepada pendidikan tinggi Vokasi. Baginya, pendidikan vokasi sangat mempunyai peluang besar untuk membuat inovasi tentang teknologi.  Menurutnya, Poltekom adalah salah satu Pendidikan Tinggi Vokasi yang berpotensi dan berpeluang besar dalam membantu majunya industry pertanian saat ini.
“Untuk mahasiswa Poltekom, ini adalah peluang besar bagi kalian. Manfaatkan persoalan ini sebagai peluang kerja untuk kalian. Jangan takut kalau kalian tidak dapat kerja. Manfaatkan peluang ini. Ciptakan inovasi teknologi,” kata Moeldoko dengan nada lantang diatas mimbar.
Moeldoko memberikan motivasi kepada mahasiswa yang hadir, tentang potensi Poltekom dalam memberikan kontribusi di dunia pertanian. Moeldoko memberikan ungkapan bangganya terhadap karya inovasi yang diciptakan oleh mahasiswa.
“Saya tadi melihat-lihat karya mahasiswa Poltekom sungguh luar biasa. Tinggal perlu diaplikasikan saja. Inovasi lainnya juga cukup bagus” terang dia. 
Moeldoko mengharapkan, mahasiswa bisa juga mengaplikasikan invasi dalam bidang pertanian.
Usai orasi ilmiah, Moeldoko dikukuhkan sebagai Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Kota Malang. Selain Moeldoko, Ketua Senat UIN Maliki, Prof, Dr Imam Suprayogo juga dikukuhkan dengan jabatan sama. Pengukuhan dilakukan oleh Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Kota Malang, Peni Suprapto (sin/oci)

Berita Lainnya :

loading...