Anak Yatim Jadi Target Pengabdian Unisma


MALANG - Universitas Islam Malang (Unisma) memiliki perhatian khusus pada anak yatim. Selain memberikan santunan seperti pada momen Muharram, Unisma juga memberikan pembinaan tetap pada anak-anak yatim piatu. Para civitas akademi Unisma juga dilibatkan agar Unisma tak seolah menjadi menara gading.
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Keagamaan dan Publikasi, Dr. Ir. H. Badat Muwakhid, MP mengatakan, ketiadaan salah satu orang tua yang membuat mereka mengalami kekurangan dari sisi materi dan kasing sayang, dirangkul oleh Unisma dalam bentuk santunan dan bakti sosial berupa pendidikan, kursus dan beasiswa pada mereka.
“Kami telah merancang blue print pengabdian masyarakat berupa pembinaan. Mahasiswa bahasa Inggris akan berikan kursus bahasa inggris. Anak-anak juga diberikan keterampilan punya bekal bila tidak melanjutkan kuliah. Ini yang terus kami garap sampai jadi,” ujarnya di sela acara Gebyar Muharram santunan 1000 yatim piatu, Sabtu lalu.
Badat mengatakan, lembaga panti memang telah terdaftar dalam Kementerian Sosial dan mendapatkan kepedulian dari pemerintah. Namun, masih tetap membutuhkan topangan dari masyarakat. Selain itu, yang mereka perlukan bukan hanya materi. Untuk itu, pelatihan bahasa, pertanian, peternakan dan elektronik menjadi salah satu agenda Unisma untuk membangun kemandirian mereka.
Dalam lima tahun terakhir ini, Unisma mengalokasikan beasiswa bagi 30 anak yatim untuk kuliah  di Unisma. Tahun ini, Unisma memberikan jatah bagi 45 anak yatim piatu untuk masuk di berbagai fakultas, kecuali Fakultas Kedokteran. (ras/oci)

Berita Lainnya :

loading...