SMAN 9 Integrasikan Sistem Informasi Sekolah


MALANG – SMAN 9 menjadi pilot project pangaplikasian Sistem Informasi Pendidikan (SIP). Sistem ini memanfaatkan kartu sebagai media transaksi dan beroperasi, bisa diakses oleh siswa dan orangtua. Selain itu, aplikasi ini juga bisa diakses oleh Komite Sekolah, Guru, Yayasan, hingga Divisi Pendidikan terkait.
Kepala SMAN 9 Dr. Abdul Tedy M.Pd menargetkan, selama satu bulan segala proses administrasi bisa terpenuhi seluruhnya. Ia pun sudah melakukan sosialisasi  dengan orang tua sejak beberapa waktu lalu. “Orang tua ada yang sudah paham dan setuju, adapula yang masih meminta untuk dikaji lagi. Tapi mereka sudah banyak mengerti,” kata Tedy.
Ia mengajak partisipasi dan kerjasama orang tua untuk menyukseskan program ini. Yang pasti, lanjut dia, di tahun 2018 nanti, seluruh siswa dan orang tua bisa termudahkan dengan sistem ini. Menurutnya, peran orang tua dalam memantau keseharian anaknya di sekolah sangat penting. Sebab, pengawasan orang tua juga didikan bagi anak mereka.
Tedy mengatakan, untuk proses yang telah dilakukan untuk implementasi SIP, paling tidak selama satu bulan ini ia mengumpulkan segala keperluan administratifnya.  
“Ini adalah program kemendikbud untuk program pengembangan sistem informasi yang terintegrasi. Bukan hanya bisa memantau segala aktivitas anaknya saja, orang tua, komite, guru dan pihak sekolah juga bisa melakukan aktivitas dari kartu ini,” ungkap Tedy.
Program SIP kemarin disosialisasikan Bank Nasional Indonesia (BNI) di SMAN 9. Dalam sosialisasi, kepala BNI Kanwil Brawijaya Wasis menyampaikan,  ini adalah solusi sistem informasi pendidikan dengan basis kartu multifungsi dari Bank BNI. Biaya online setiap bulannya dari aplikasi ini pun cukup murah, hanya Rp 8.000.
Ia memaparkan, program ini mengintegrasikan berbagai aspek dalam lingkungan sekolah secara online dan realtime. Bukan hanya bisa dipergunakan sebagai monitor aktivitas sekolah, namun kartu multifungsi ini bisa digunakan untuk sistem manajemen sekolah. Misalnya, membayar SPP, untuk membeli makan dan minum di kantin, serta membeli barang di koperasi sekolah.
“Tinggal memasukkan NIK siswa sudah bisa terakses di aplikasi ini. Selain itu juga mendapatkan kartu sakti multifungsi” kata dia. (sin/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :