Dari 676 PAUD, Baru 20 Lembaga Terakreditasi

 
MALANG - Kota Malang mempunyai 676 lembaga PAUD. Namun yang sudah terakreditasi hanya 20 saja. Sisanya, masih belum mempunyai standar kualitas karena belum terakreditasi.
Kepala Bidang Pendidikan Non Formal Dinas Pendidikan Kota Malang Suyitno mengatakan, ada 54 yang sudah mengajukan akreditasi di tahun ini. Ia meminta bagi yang belum mengajukan agar bisa segera mengajukan.
"Jangan sampai lembaga PAUD menjamur tapi tidak mempedulikan standar kualitasnya. Saya minta agar yang belum terakreditasi bisa segera mengurus," kata Suyitno.
Ia meminta sekali lagi, agar para pengelola lembaga PAUD juga memperhatikan kualitas lembaga.
Menurutnya, jika belum terakreditasi, lembaga PAUD masih belum bisa dikayakan berkualitas.
"Akreditasi adalah bukti legalitas dari kualitas. Jadi sebagai kota pendidikan tentunya kita harus bersama-sama memberikan pelayanan pendidikan usia dini yang dibutuhkan masyarakat," tukasnya.
 Suyitno mengajak guru PAUD yang berjumlah 2600 agar bisa membantu proses akreditasi. Sebab, lanjutnya, salah satu syatat dari akreditasi adalah tenaga pengajar. 
Targetnya 2018 nanti, sudah ada 50 persen lembaga PAUD yang terakreditasi.
Terpisah, Kepala Badan Akreditasi Nasional PAUD daerah Kawa Timur Prof Abdul Haris M.Ag mengatakan, pemerintah provinsi Jatim sudah menyiapkan Rp 270 juta tiap daerah untuk memacu lembaga PAUD ini agar segera terkreditasi.
Ia berharap, Lembaga PAUD Propinsi Jawa Timur Khususnya Kota Malang bisa memiliki gedung sendiri pada masa mendatang.
"Sebagai Kota pendidikan, harapan saya nantinya di 2018 ini Kota Malang bisa menjadi kota percontohan untuk PAUD di Jawa Timur  terutama nasional," kata Rektor UIN Maliki itu. (sin/oci)

Berita Lainnya :

loading...