Mahasiswa FK UB Bangun Komunikasi dengan Disabilitas


 
MALANG - Sebagai salah satu wujud meningkatkan kepedulian kepada anak dengan kebutuhan khusus di Indonesia, mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Brawijaya (UB) yang tergabung dalam Medical Students Comittee for International Affairs (MSCIA) menggelar event bertajuk X-TION 2017 (Extraordinary Gathering for Special Children), (1-8/10/17). Event yang merupakan salah satu project dari DOME (Department of Medical Education) MSCIA UB ini mengajak kurang lebih 20 orang anak dari SDLB YPTB. Event ini dilaksanakan di dua tempat, yakni pada hari pertama dilaksanakan di FK UB dan pada hari kedua dilaksanakan di Bagong Adventure Museum Anatomy di Kota Batu.
Pada hari pertama, diberikan materi mengenai THT dari Fakultas Kedokteran UB dan pengenalan bahasa isyarat oleh Komunitas Akar Tuli Malang dan ditutup dengan lomba mewarnai. 
Sedangkan pada hari kedua, anak anak diajak untuk mempelajari zona-zona tubuh manusia seperti zona panca indera, zona pernapasan, dan zona pencernaan yang dijelaskan oleh guide museum serta guru pendamping. 
Nur Sita Maharani, Ketua Pelaksana X-TION 2017 mengungkapkan, event ini juga bertujuan sebagai langkah untuk meningkatkan keterampilan komunikasi mahasiswa Fakultas Kedokteran terhadap para penyandang disabilitas.
“Jadi selain untuk meningkatkan kepedulian mahasiswa FKUB terhadap penyandang disabilitas juga untuk meningkatkan keterampilan komunikasi mahasiswa FKUB terhadap penyandang disabilitas khususnya penyandang tuna rungu dan tuna wicara,” jelas Sita.
Penyandang tuna rungu dan tuna wicara dipilih pada event ini karena melalui event X-TION 2017 ini juga sekaligus untuk memperingati Hari Disabilitas Internasional yang diperingati pada tanggal 3 Desember setiap tahunnya.
“Kami dari pihak MSCIA berharap X-TION ini juga dapat mewakilkan partisipasi mahasiswa FK UB dalam memperingati Hari Disabilitas Internasional yang jatuh pada tanggal 3 Desember mendatang,” kata Siti. (yan/sir/oci)

Berita Lainnya :