Asyik Kerja, Lupa Tugas Mendidik Anak


MALANG – Bekerja terus tidak pernah berhenti, Merasa kurang terus gak pernah cukup, dan merasa rugi terus tak pernah untung. Tiga hal itulah yang membuat orang tua lupa dengan urusan mendidik anak. Kelemahan orang tua, terutama ayah, adalah keasyikkan mereka dalam mencari nafkah. Yang mereka pikir bisa menyelamatkan anaknya dari kejahatan dunia. Hal itu disampaikan oleh pakar parenting  Bunda Kurnia Widiatuti dalam seminar parenting bertema menggapai keluarga bervisi surga di dalam akhir zaman, di masjid Al-Fallah Jalan Bandung, kemarin. Seminar parenting ini diadakan oleh Pengajian Moms Al Fallah dan Sygma Daya Insani. Dihadiri oleh orang tua anggota pengajian.
Ia mengharapkan,orang tua agar tidak sibuk mencari harta.
“Di akhir zaman yang saat ini diyakini oleh Islam, saya harap orang tua tidak hanya mengutamakan mencari uang. Tapi juga bisa  mendidik anaknya, menjadi seperti Imam Mahdi di akhir zaman.” kata dia.
Bunda Kurnia membeberkan, sebagai seorang muslim, mendidik anak menjadi pemimpin tidak asal mendidik karakter kepemimpinan saja, namun juga harus bisa menjadi seorang pemimpin yang berkaidah pada Rasul. “Pemimpin agama Islam adalah Nabi Muhammad SAW. Jadi kita harus bisa mendidik anak-anak kita seperti Rasul. Mempunyai karakter seperti dia,bagaikan Imam  Mahdi yang sudah saya katakan tadi,” bebernya.
Bunda Kurnia mengajarkan cara mudah orang tua untuk mendidik anak mereka sesuai kaidah pemimpin islam. Cara yang ia berikan, adalah dengan selalu rutin menceritakan kisah teladan Rasul. Kalau bisa, orang tua melakukan itu sejak anak berumur 7 tahun. Sebab usia 7 tahun adalah usia yang paling mudah dan paling mampu mengingat memory panjang. “Mungkin selama ini sudah ada yang melakukannya. Tapi saya yakin belum rutin, setiap hari. Lakukan setiap malam,” terangnya.
Kata Bunda Kurnia, ketika seorang anak berusia 7 tahun setiap malam, diberikan cerita Rasul, diberikan pemahaman tentang sikap Teladan Rasul, anak akan menangkapnya dalam ingatan panjangnya. “Anda sekalian harus menceritakan tentang bagaimana Rasul, baiknya, dan harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” terangnya.
Kata Bunda Kurnia, itulah yang menyebabkan anak terhindar dari kekejaman akhir zaman. Akhir zaman yang bisa menggerus serta membawa anak ke pergaulan yang bisa menuntun mereka ke ladang dosa. “Ini perhatian betul bagi orang tua. Akhir zaman seperi ini, memerlukan bekal di otak mereka agar mereka selamat di akhir zaman. Wawasan tentang Rasul, adalah salah satu cara mudah mereka selamat dunia akherat. Di dunia mereka bisa sukses, dan di akherat mereka pun selamat,” pungkasnya.(sin/oci)
 

Berita Terkait

Berita Lainnya :