Hebat! Anak-anak SDN Tlogomas 2 Bisa Bela Diri


 
MALANG - Rabu siang kemarin, puluhan siswa-siswi SDN Tlogomas 2 berlatih karate di halaman depan sekolah. Untuk membekali siswa bela diri sejak dini, SDN Tlogomas 2, membuka ekstrakurikuler Karate. Ekstrakurikuler ini diadakan setiap Hari Rabu siang, sepulang sekolah. Antara pukul 14.00 WIB hingga 15.00 WIB.
Saat latihan, siswa berbaris, sepuluh orang di depan dan memanjang lima orang ke belakang. Sebelum latihan, siswa diperintahkan untuk berdoa. Kemudian pemanasan dan mulai melakukan teknik gerakan karate.
Mereka melakukan latihan teknik kuda-kuda, menendang, dan memukul dengan mengepalkan tangan ke depan dilakukan siswa dengan antusias. Teriakan mereka mencerminkan semangat mereka dalam berlatih.
Ketegasan pelatih juga mampu memberikan suntikan semangat kepada mereka. Sesekali sang pelatih melakukan teriakan tegas kepada mereka.
“Ayo, semuanya jangan lemas. Gerak maksimal,” kata pelatih ketika memantau siswanya satu per satu. Pelatih sesekali melihat gerakan siswa dan membetulkan gerakan mereka.
Gerakan siswa pun setiap segmen berbeda. Artinya, ketika mereka harus melakukan latihan Kata, keluwesan dan keindahan gerakan harus dilakukan. Namun ketika melakukan latihan Kumite, ketegasan tendangan dan pukulan harus ditekankan. 
“Untuk latihan Kata memang lebih kepada keindahan mereka dalam mengayunkan badan dan memainkan gerakan. Kalau untuk latihan Kata, mereka harus melakukan hal berbeda dengan kumite yang lebih mengedepankan kekuatan tendangan,” kata Pelatih Karate, Setyobekti.
Ia tidak merasa terbebani melatih karate anak usia SD yang masih cukup kecil untuk melakukan gerakan beladiri. Setyobekti mengatakan, ia memang harus lebih sabar, sebab, usia SD, tidak bisa menirukan gerakan sebaik dan sesempurna usia yang lebih besar, misalnya usia remaja.
Namun ia senang, sebab siswa-siswa SDN Tlogomas 2 sangat antusias mengikuti latihan dari awal hingga akhir. Ia bersyukur minat para siswa dalam setiap ekskul tergolong tinggi. Mereka kerap berlatih setelah jam belajar.
“Kami getol mengutus sejumlah siswa dalam berbagai kejuaraan dan lomba mulai di tingkat kecamatan hingga nasional,” ujarnya. 
Walaupun prestasi yang diraih masih belum sampi tingkat nasional, namun ia tidak mempermasalahkan itu.”Kalau anak usia SD agak susah. Namun memang harus tetap dimotivasi dengan mengikutsertakan mereka lomba,” kata dia.
Sementara itu, Kepala SDN Tlogomas 2, Sutiyono SPd MPd mengatakan, selain untuk memberikan bekal bela diri, karate ini juga dilakukan untuk memberikan bekal kekuatan mental kepada siswa.
‪”Karate bertujuan membentuk sikap mental yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, meningkatkan kesehatan, menunjung tinggi kejujuran, sopan santun, meningkatkan prestasi dan sanggup menguasai diri,” ungkap dia. 
“Turnamen bertujuan membentuk generasi muda yang sehat dan bertanggung jawab terhadap diri sendiri, orangtua, bangsa dan negara,” jelasnya.
Ia mengatakan, kegiatan ini juga mendapatkan dukungan penuh dari orang tua, ia berharap potensi anak dapat disalurkan dengan baik. Selain itu diharapkan dapat memunculkan prestasi-prestasi baru bagi sekolah kami, diharapkan pula SDN Tlogomas 2.
Selain karate, SDN Tlogomas 2 juga mempunyai ekstrakurikuler membatik, Tari, Melukis, Pramuka, Bahasa Inggris, dan TIK. (sinta/oci)

Berita Lainnya :

loading...