magista scarpe da calcio Studi ke Tiga Tempat Wisata, Siswa Gelar Aksi Lingkungan


Studi ke Tiga Tempat Wisata, Siswa Gelar Aksi Lingkungan


MALANG - KOSAYU Green 2017 SMPK Kolese Santo Yusup 1 Unit Sutomo telah dimulai. Kegiatan tahunan ini diawali dengan agenda studi wisata oleh seluruh siswa pada pekan lalu. Berdasarkan tujuan dari pelaksanaan Kosayu Green sendiri, maka studi wisata diarahkan pada pemberdayaan dan pelestarian lingkungan. Ratusan bibit tanaman telah siswa tanam di beberapa tempat untuk penghijauan. Ada tiga tempat wisata yang jadi sasaran, yakni Sahabat Alam Karangploso, Pantai Sendang Biru, dan Coban Talun.
Bertha Ispriantami, Ketua Panitia mengatakan, kegiatan ini dibagi menjadi tiga tempat. Kelas VII bertempat di wisata Sahabat Alam Karangploso. Karena masih pemula, maka mereka hanya diajarkan tata cara pembudidayaan dan penanaman tumbuhan. Seperti cara bercocok tanam dengan metode stek dan sebagainya. "Untuk kelas tujuh, kami berikan meteri yang ringan. Berbeda dengan kakak kelasnya," ujar Bertha.
Untuk siswa kelas VIII, mereka menanam bibit pohon mangrove di Pantai Sendang Biru. Selain untuk pembelajaran, kegiatan ini juga sebagai upaya pelestarian pantai dari terjadinya abrasi. Untuk itu perlu adanya penguatan tanah di bibir pantai dengan tanaman mangrove.
Bertha menjelaskan di tempat tersebut memang merupakan lokasi konservasi tanaman bakau. Maka dinilai cocok untuk siswa bisa belajar lebih dalam tentang manfaat dan cara menanam tumbuhan tersebut. Sekitar 100 bibit disiapkan untuk siswa kelas VIII.
"Anak-anak dibimbing oleh pengajar yang sudah mengerti betul akan tanaman mangrove ini. Mereka diajarkan bagaimana cara menanam dengan benar, agar tanaman tidak mati," terangnya.
Sementara itu, untuk siswa kelas IX menanam bibit pohon di daerah Coban Talun Kabupaten Malang. Bibit pohon yang ditanam yaitu bibit pohon trembesi dan mahoni. Dengan menanam bibit pohon berbatang besar, hutan yang ada di sekitar Coban Talun ini tetap lestari dan menjadi paru-paru bagi wilayah sekitarnya.
“Kalau untuk kelas sembilan ini ada sekitar delapan puluhan bibit yang ditanam disusaikan dengan jumlah siswa. Kita tidak menanam terlalu banyak, karena mereka berbagi tugas ada yang menggali lubang dan ada yang menanam,” tuturnya.
"Bagaimanapun juga upaya menjaga dan melestarikan lingkungan agar tetap hijau dan sehat itu perlu ditularkan kepada anak. Demi masa depan kehidupan mereka sendiri. Jika tidak diajarkan saat ini, maka siapa yang akan peduli pada lingkungan di masa yang akan datang," sambungnya.
 Bertha menjelaskan studi wisata di tahun sebelumnya merupakan program tersendiri. Tidak menjadi bagian dari program Kosayu Green. Namun karena dianggap memiliki tujuan yang sama, maka tahun ini dimasukkan menjadi salah satu rangkaian Kosayu Green yang memiliki visi cinta dan peduli terhadap lingkungan. “Toh manfaatnya sama-sama untuk lingkungan, maka kami jadikan satu agar lebih efektif dan efesien,” imbuhnya.
Kosayu Green 2017 akan dilanjutkan pada tanggal 12 November mendatang. Dengan agenda Tryout Bersama untuk siswa-siswi SD se Kota Malang. Di hari yang sama SMPK Kolese Santo Yusup 1 juga menggelar Open House dan Talk Show Parenting. Diperkirakan lebih dari 200 siswa SD yang nantinya akan mengikuti kegiatan tryout tersebut. Bertha berharap seluruh kegiatan dapat terlaksana dengan lancar dan sukses. (imm/sir/oci)

Berita Lainnya :