Pertahankan Akreditasi A, UMM Target Standar ASEAN


MALANG - Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali mempertahankan akreditasi institusi A. Hal itu berdasarkan surat keputusan (SK) dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) bernomor 3289/SK/BAN-PT/Akred/PT/IX/ 2017. Raihan itu disebut Rektor UMM Fauzan merupakan buah dari corporate culture yang dibangun UMM.
Kultur itu telah mendorong civitas akademika UMM, baik dosen, karyawan, maupun mahasiswa untuk bekerja dan berkaya lebih giat dan produktif. “Yang kami lakukan tidak hanya untuk prestise tapi bersifat strategis untuk kemajuan institusi, persyarikatan dan bangsa,” kata Fauzan dirilis Humas UMM.
Bagi Fauzan, prestasi yang diukir mahasiswa, dosen, maupun prestasi secara institusional berakar dari energi untuk memberi, sejalan dengan motto UMM, ‘Dari Muhammadiyah untuk Bangsa’. “Alhamdulillah, banyak karya mahasiswa dan dosen yang bisa dinikmati dan bermanfaat untuk masyarakat luas,” ujarnya.
Sementara itu kepala Kantor Pengelola dan Pengendali Akreditasi (KPPA) UMM Ainur Rofieq mengatakan, keberhasilan ini lantara UMM telah memiliki pola Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang melebihi standar yang ditentukan oleh Kemenristekdikti.
“Semua standar mutu SPMI itu sudah beroperasi dengan baik sehingga tercipta budaya mutu, baik dari segi fungsi maupun tata kelola. Tak heran, ketika pelaksanaan SPMI UMM diaudit, BAN-PT memberi skor 368 atau nilai A,” ungkap Rofieq.
Langkah ke depan, kata Rofieq, untuk kurun lima tahunan ini, UMM ingin mewujudkan akreditasi internasional melalui berbagai lembaga pemberi akreditasi dunia seperti ASEAN University Network-Quality Assurance (AUN-QA) dan Accreditation Board for Engineering and Technology (ABET). (oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :