Latih Wirausaha, Mahasiswa UWG Jadi Karyawan UMKM


MALANG -  Universitas Widyagama menjadi satu dari 40 perguruan tinggi di Indonesia yang ditunjuk untuk melaksanakan Program Belajar Bekerja Terpadu (PBBT) dari Ristekdikti. Dalam program ini, mahasiswa akan belajar dan bekerja di Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk mendapatkan pengalaman belajar berwirausaha dengan ikut bekerja, sebagai salah satu upaya untuk mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu.
Ketua Pusat Pengembangan Karier Universitas Widyagama, Dra. Wiwin Purnomowati, M.Si mengatakan, tahun ini merupakan kali keempat UWG mendapatkan hibah dari Belmawa Ristekdikti. Tahun ini, sebanyak 10 mahasiswa dikirim untuk belajar bekerja di tujuh UMKM di Kota Malang.
“Memang tujuan dari program ini untuk membekali mahasiswa pada dunia usaha dan dunia kerja secara lebih dini, ditambah untuk membekali jiwa berwirausaha. Selama tiga bulan, mereka bekerja di UKM selayaknya karyawan dan juga dapat kompensasi keuangan,” kata Wiwin.
Untuk itu, setiap hari selama tiga bulan PBBT, mahasiswa harus mengisi logbook kegiatan yang ditanda tangani oleh pihak UKM, mentor, dan mahasiswa sebagai syarat pengambilan kompensasi. Setiap dua mingu pula, mentor dari UWG wajib mengunjungi mahasiswa. Selain itu, mahasisiwa juga diwanti-wanti untuk bekerja dengan baik, karena membawa nama baik UWG.
Tujuh UMKM tempat mahassiwa bekerja telah bekerja sama dengan UWG sejak kali pertama program PPBT. Sedangkan pertimbangan penempatan mahasiswa dapat disesuaikan dengan jurusan di kampus, minat, maupun kebutuhan industri.
“Kalau UKM butuh pembukuan, kami kirimkan mahasiswa dari jurusan ekonomi, Kalau mahasiswa pertanian ya ditempatkan di usaha sayur organic. Mahasiswa yang minatnya di bimbingan belajar, juga kami tempatkan sesuai minatnya,” ujarnya.
Untuk menjadi peserta PPBT, mahasiswa harus telah menempuh minimal 110 SKS dan duduk di semester tujuh, serta lolos dalam seleksi yang dilakukan kampus. Selanjutnya, kegiatan dimulai dengan pembekalan kewirausahaan, pelepasan, dan ketika program berakhir maka akan dilakukan sarasehan antara pihak kampus dengan UMKM.
“Setelah dari PBBT ini, yang jelas mahasiswa jadi punya pengalaman sekaligus menerapkan ilmunya. Mereka bisa tahu akan memulai usaha seperti apa, dan sebagainya,” ujarnya.
Dalam pelaksanaan tahun depan, UWG akan menargetkan 15 mahasiswa yang akan dikirim dalam PBBT. (ras/oci)

Berita Lainnya :