Tingkat Orisinalitas Penelitian Tinggi, Antarkan Jadi Wisudawan Terbaik


MALANG POST - Fitri Nur Lilah SST menjadi Wisudawan Dengan Pujian dan Terbaik Tingkat Politeknik Negeri Malang untuk Program D IV, dengan IPK 3.94. Fitri mengaku, pekerjaan orang tuanya sebagai PNS membuatnya gagal mendapatkan beasiswa bidikmisi. Padahal, dengan golongan 2a, tentu Fitri membutuhkan bantuan dana beasiswa untuk menopang biaya kuliah.
"Alhamdulillah saya dapat beasiswa PPA Rp 2 juta per semester, jadi hanya perlu menambah sedikit. Saya juga freelance di Kantor Akuntan pajak, jadi asdos dan membantu penelitian dosen, sehingga bisa untuk membantu biaya hidup dan biaya kuliah," ujar anak ketiga dari tiga bersaudara ini.
Sebagai tugas akhir, dirinya membuat suatu penelitian mengenai penerapan pertanggung jawaban spiruitualitas di sebuah koperasi. Koperasi yang masih dianggap seperti halnya rentenir, ternyata masih menyisihkan zakat dari anggota meskipun masih dalam bentuk dana sosial.
"Dan atas saran saya, akhirnya disisipkanlah laporan tentang zakat dalam laporan keuangan koperasi," sambungnya.
Saat penelitiannya tersebut dipublikasikan dalam Seminar Akuntansi nasional, moderator menyatakan bahwa penelitiannya memiliki tingkat orisinalitas yang sangat tinggi karena tak hanya mengangkat tentang akuntansi, namun juga sejarah, spiritualitas dan sosial, yang disebut dengan akuntansi paradigma.
Dari program studi Diploma II, Rafi Kartika Sari Gunawan, A.Md lulus dengan IPK 3.94. Dalam tugas akhirnya, anak pasangan Gunawan dan Sri Yuliati ini membuat suatu sistem parkir menggunakan teknologi NFC yang dapat mengefisiensikan waktu mengantri masuk parkir di mall.
"Dengan aplikasi ini, satu kendaraan cukup mengantri selama sepuluh detik untuk masuk parkir, padahal kalau dengan metode konvensional yang masih harus membayar dengan uang tunai, menunggu kembalian dan menunjukkan STNK, waktunya bisa sampai satu menit," ujarnya.
Sistem yang dirancang selama enam bulan ini dapat diaplikasikan untuk suatu tempat parkir yang memilki pintu masuk. Ke depan, telah ada angan-angannya untuk menggandeng pemerintah, sehingga metode ini dapat diaplikasikan secara massal dan dapat mengurai padatnya jalur parkir di tempat-tempat besar.
Wisudawan Terbaik Program Studi DIV Akuntansi Managemen, Irwansyah Rachmatullah Dwi Putra S.ST yang diwisuda pada tahap pertama berhasil meraih IPK 3.95. Sebagai tugas akhir, dirinya membuat suatu studi untuk menaikkan nilai perusahaan melalui pengaruh struktur kepemilikan dan kebijakan keuangan.
Sementara itu, Dan Dasantio Ramadhany, wisudawan terbaik untuk program studi D III Aministrasi Bisnis, membuat merancang suatu aplikasi kontrol persediaan pada gudang di PT Surabaya Autocomp Indonesia. Selain lulus dengan IPK 3.90, Tio, panggilannya juga aktif mengikuti organisasi workshop Electro Community serta pernah mengikuti pertukaran pelajar di Singapura pada 2016 silam. Dalam kesempatan tersebut, dia merancang suatu aplikasi bagi orang tua di panti jompo, yakni pertolongan bagi jompo dalam bentuk sebuah kalung. (ras/adv/nda)

Berita Lainnya :