Gelar Learning Festival, Siswa Uji Makanan Sehat di Hadapan Walikota


MALANG - SISWA SD Islam Sabilillah memiliki wadah khusus untuk mengekspresikan hasil belajar di kelas dalam wadah Assembly. Semua materi yang didapatkan di kelas, akan dipamerkan produknya melalui kegiatan tersebut. Kegiatan Assembly tersebut Sabtu lalu, (21/10/17) dikemas dalam kegiatan Learning Festival yang dilaksanakan sekaligus dalam rangka peringatan HUT ke 21 SDIS. Banyak produk menarik yang dipamerkan. Tak hanya itu, siswa juga dituntut untuk bisa mempresentasikannya di hadapan orang tua.
Sabtu lalu, tak hanya orang tua saja yang menyaksikan langsung hasil karya anaknya. Tapi, orang nomor satu di Kota Malang Wali Kota Malang H Mohammad Anton juga hadir untuk melihat beragam produk karya siswa. Abah Anton, sapaannya, mengaku kagum dengan keberanian siswa SD Islam Sabilillah.
Abah yang hadir membuka acara tersebut berkeliling melihat stan pameran yang dibuat siswa setelah mengikuti pembelajaran di kelas. Salah satu stan yang cukup menarik minat Abah Anton adalah stan uji makanan kelas V SDIS.
“Jadi untuk menguji karbohidrat dan protein makanan, bisa menggunakan cara sederhana dengan lugol dan bioret, cairan kimia yang bisa mendeteksi kandungan tersebut,” ujar Ahmad Syarofil.
Tak itu, Abah Anton juga sempat mencicipi tahu bulat buatan siswa kelas 6 Cevin Kamil Vandi Latif. Menurut Cevin, tahu tersebut dibuatnya sendiri di rumah bersama sang ibu.
“Tahu bulat ini kesukaan saya, dan saya membuatnya tanpa bahan pengawet,” ujar Cevin mewakili kelas 6 yang mengangkat tema warna-warni Dunia.
Abah Anton dalam sambutannya di panggung HUT SDIS kemarin juga menegaskan, dengan ulang tahun ke-21, SDIS sudah jadi percontohan. Sabilillah, lanjutnya, menjadi sekolah paling unggul di Kota Malang.
“Jadilah SD yang bermartabat” begitu tulis Abah di prasasti di aera Learning Festival tersebut.
Sementara Direktur LPI Sabilillah Prof. Dr. Ibrahim Bafadhal menegaskan, usia 21 tahun tidak boleh hanya menjadikan sekolah berstatus lama, tapi makin tua makin matang terutama untuk mengembangkan sistem pendidikan.
Kepala SDI Sabilillah M Hasan Ya’kub S.Ag menegaskan, The Clours of SD Islam Sabilillah menjadi tema HUT ke 21. Dalam kesempatan ini, sekolah ingin menampilkan semua kegiatan dan proses pendidikan yang ada. Mulai dari penguatan karakter, proses pembelajaran menggunakan project based learning (PjBL), dan penumbuhan bakat minat siswa.
“Harapannya dengan usia 21 tahun ini, mampu mengakomodir segala potensi yang dimiliki siswa, tumbuh dan berkembang sesuai potensi masing-masing,” urainya.
Perayaan HUT juga dirangkai dengan beragam kegiatan, diantaranya Kelas Semerbak, Express your Feeling, Character Education, dan Video Instagram ucapan HUT SDIS bersama orang tua. Sementara acara Sabtu pagi lalu diawali dengan gerak jalan sehat bersama keluarga besar SDI Sabilillah. (oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...