Please disable your adblock and script blockers to view this page


50 Tahun ITN Malang, Mantap Menuju World Class University


MALANG - Keluarga besar ITN Malang larut dalam kegembiraan menyambut perayaan 50 tahun almamater mereka. Puncak acara ulang tahun emas dilaksanakan penuh khidmat di Kampus 1, Sabtu, (5/1/19) dengan agenda tasyakuran dan wayangan. Dilanjutkan fun walk dan fun run, Minggu (6/1/19) di Kampus 2. Seluruh dosen, karyawan, mahasiswa dan para tamu undangan bisa merasakan energy penuh semangat dari para pimpinan ITN Malang menandai usia emas ini.
“Menjadikan ITN Malang menuju World Class University adalah salah satu visi jangka panjang pertama. Untuk itu mari semuanya saling bahu membahu mewujudkannya,” ujar Rektor ITN Malang Dr. Ir Lalu Mulyadi, MT saat memberikan sambutan di hadapan undangan yang hadir.
Rektor asal Lombok ini menegaskan, semangat menghadapi perubahan menjadi modal penting untuk mewujudkan optimisme ITN Malang menatap periode berikutnya. Perubahan itu juga sudah dilakukan pada tahun sebelumnya. Ia mencontohkan, sejak tahun 81 ketika ia datang sebagai mahasiswa, ITN hanya memiliki peralatan sederhana. Tapi, kala itu ITN Malang mampu menjadi kampus besar hingga sekarang. Apalagi sekarang ini, peralatan yang ada di kampus sudah sangat luar biasa.
Pada usia 50 tahun, ITN Malang menghadapi era cyber physical sistem atau Internet of things. Karena itu, harus mau berubah agar tidak digilas zaman.
“Perubahan harus, ITN malang harus cermat. IT harus diperkuat di zaman ini. Sistem pembelajaran wajib menggunakan IT dan Internet,” imbuhnya.
Sementara Ketua P2PUTN Ir Kartiko Ardi Widodo, MT menegaskan, di usia 50 tahun ini, ITN harus bisa menjadi trend setter dan bukan follower. Untuk itu, lanjutnya, visi ITN harus tetap dikejar.
“Jadilah trend setter yang mampu menjadi acuan system pendidikan nasional, untuk itu visi yang sudah disusun harus menjadi masa depan ITN Malang,” ungkapnya.
Kartiko menegaskan, perkembangan teknologi telah mengubah wajah dunia, hal ini menjadi tantangan bagi kampus. Sehingga, tenaga pendidik harus siap berubah. Bila tidak berubah, tidak akan punya kesempatan bersaing.
“ITN harus jadi leader, pastikan kualitas dan standar tinggi. Selamat ulang tahun emas, selamat atas capaian selama ini,” pungkasnya. (oci/red)

Berita Lainnya :