Ajak Siswa Smarihasta Gunakan e-Money


MALANG – Keberadaan e-money mendukung gaya hidup anak muda masa kini yang serba cepat. Mereka tidak perlu lagi membawa sejumlah uang dalam dompetnya. Cukup membawa satu kartu, maka barang belanjaan atau kebutuhan lainnya bisa terbayar. Bank Indonesia Malang pun mengajak siswa-siswi SMAN 8 Malang untuk memanfaatkan e-money agar lebih efisien.
“Tidak perlu ribet membawa uang tunai kalau ingin berbelanja. Cukup tapping atau tempel kartu ke mesin pembayaran, barang belanjaan kalian sudah langsung terbayar. Asalkan dalam kartu kalian ada saldonya, ya,” ujar Kepala Tim Advisory dan Pengembangan Ekonomi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang, Jaka Setyawan, dalam Malang Post Goes to School (MP GTS) 2017 yang digelar di SMAN 8 Malang, kemarin.
Karena kemudahan dan kecepatannya tersebut, mulai Oktober ini pemerintah mewajibkan pembayaran tol menggunakan e-money. Pengendara tidak perlu lagi antre panjang di pintu tol karena pembayaran mereka hanya perlu waktu 1-2 detik.
“Sebelumnya, banyak pengendara yang membayar uang tol dengan pecahan besar seperti Rp 100 ribu. Petugas pun harus menyiapkan uang kembalian terlebih dahulu. Kondisi inilah yang membuat antrean di pintu tol panjang dan lama. Kalau menggunakan e-money, cukup tempel ke mesin 1-2 detik, uang tol sudah terbayar,” sambungnya sesaat setelah menyerahkan hadiah e-money kepada siswa yang berani menjawab pertanyaan.
Kehadiran BI tidak hanya memberikan wawasan tentang e-money. Tapi juga menjelaskan tugas dan peran BI yang sebelumnya tidak banyak diketahui siswa. Para siswa yang didominasi siswa kelas 10 pun semakin antusias karena mereka bisa mengetahui seluk beluk bank sentral ini.
Siswa Smarihatsa, sebutan SMAN 8 Malang, semakin bersemangat karena BI sudah menyiapkan merchandise dan e-money bagi yang aktif bertanya atau menjawab pertanyaan. "Selain ilmunya baru dan menarik, aku makin semangat karena ada hadiahnya. Nggak cuma dapat pengetahuan, aku juga berhasil dapat e-money. Malang Post Goes To School seru banget! Bank Indonesia juga kece abis!" ujar siswa kelas X IPA 3, Tesya Saragih, yang merupakan Juara 1 Putri Kartini (kategori SMP) Malang Post 2017.
Kepala SMAN 8 Malang, Dr H Moh Sulthon M.Pd sangat mengapresiasi kegiatan yang digeber Malang Post. Ilmu yang dibagikan dalam kegiatan ini sangat bermanfaat dan dibutuhkan oleh para siswa.
“Informasi yang seperti ini tidak mereka dapatkan di bangku sekolah. Karena itu kami berterima kasih kepada Malang Post dan BI karena memilih sekolah kami dalam kegiatan Goes to School dan memberikan ilmu dan wawasan yang berguna,” ujar Sulthon.
Pemimpin Redaksi Malang Post, Dewi Yuhana menyebutkan, Malang Post selalu berkomitmen untuk memberikan sumbangsihnya dalam dunia pendidikan. Salah satu cara yang dilakukan melalui kegiatan Goes to School. “Sesuai dengan misi kami, dalam Goes to School kami selalu ingin membagikan ilmu-ilmu yang dapat diaplikasikan oleh para siswa. Semoga langkah yang kami lakukan ini dapat bermanfaat, baik untuk siswa maupun sekolah,” katanya. (bla/nda)

Berita Lainnya :