Gelar Seminar Anti Narkoba Diikuti 16 Sekolah


MALANG - Sebanyak 16 SMP di Lawang dan Singosari menjadi sasaran kegiatan sosialisasi bahaya narkoba, hari ini, (28/10). Kegiatan dalam rangka Sumpah Pemuda ini digelar PT Suparma, Tbk bekerja sama dengan SMP Negeri 1 Lawang. Seminar sehari yang bertajuk “Bahaya Narkoba di Kalangan Generasi Muda” akan dikemas dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami generasi muda, dan diharapkan akan memberikan  pemahaman bagaimana  bahaya narkoba bagi generasi muda.
Acara akan melibatkan  sekitar 150 peserta yang terdiri dari  siswa dan  guru pendamping. Melalui kegiatan ini diharapkan bisa menciptakan generasi emas berprestasi.
Dra Shanty Nicholas M.I.Kom, wakil pelaksana program CSR (Corporate Social Responsibility) PT. Suparma, Tbk, mengatakan, program CSR dari PT. Suparma, Tbk rutin dilaksanakan dalam 4 pilar yakni pendidikan, lingkungan hidup, kesehatan dan UMKM. Khusus bidang pendidikan dan lingkungan hidup, menyasar sekolah-sekolah di beberapa daerah dan kali ini diadakan di SMP Negeri  1 Lawang.
Menurutnya, program CSR bidang pendidikan dan lingkungan hidup ini kita fokuskan ke bahaya narkoba. Hal ini mengingat, bahaya narkoba saat ini  kondisinya bisa dikatakan miris karena menyentuh ke lapisan yang paling  bawah.  Bukan saja remaja dan dewasa, namun sudah mulai merambah  ke anak-anak.
“Sehingga untuk mencegah peredaran narkoba ini tidak hanya dibutuhkan pemantauan dari orang tua, guru, tetapi juga masyarakat luas. Karena itu, sebagai perusahaan yang peduli terhadap bidang pendidikan, PT. Suparma, Tbk turut berperan aktif dalam meningkatkan prestasi dan memerangi narkoba," imbuh Shanty.
Materi Bahaya Narkoba Bagi Generasi Muda dalam seminar ini akan disampaikan Kanit Intelkam Polsek Singosari, AKP Drs. Kridono. Duta Narkoba Kab. Malang, Shanti Widya Kusuma Dewi juga turut memberikan materi Menuju Masa Depan Cerah Tanpa Narkoba kepada para peserta seminar.
Sementara itu, AKP Drs. Kridono, menambahkan, anak-anak khususnya tingkat SMP harus dibentengi dengan pemahaman penggunaan narkoba serta bahaya yang ditimbulkan. Tidak hanya SMP bahkan pemahaman tentang bahaya narkoba ini harus perlu diberikan juga kepada anak-anak SD bahkan TK.
“Dengan memberikan pemahaman sejak dini, upaya pencegahan untuk mengarah ke narkoba akan lebih mudah. Ketika nanti sudah memasuki tingkat SMP mereka sudah paham penggunaan serta bahaya narkoba sehingga akan lebih berfikir kearah positif yang berorientasi pada prestasi,” imbuh Kridono.
Sementara itu, Waka Kesiswaan SMP Negeri 1 Lawang, Ali Shodiqin, S.Ag, MPdi. menyatakan, bahaya penggunaan narkoba ini juga sudah sering disampaikan oleh SMPN 1 Lawang kepada para siswa dalam bentuk penayangan video seputar narkoba. Namun, untuk sosialisasi dalam forum yang besar dan melibatkan sekolah lain baru kali ini diadakan dengan adanya kerjasama dengan PT. Suparma, Tbk melalui program CSR.
“Atas nama sekolah kami menyampaikan terima kasih kepada PT Suparma, Tbk karena bisa bekerjasama untuk memberikan materi edukatif dan preventif bagi generasi muda. Kami berharap nantinya akan ada perusahaan lain yang peduli terhadap pendidikan generasi muda.” Jelas Ali.
Dalam rangkaian kegiatan  ini juga  digelar lomba poster dengan tema yang sama dengan tema seminar, dan akan  diikuti oleh 40 siswa. Dari keseluruhan peserta, akan dipilih 3 karya terbaik sebagai juara 1, 2, 3 dan berhak mendapatkan hadiah uang tunai serta piala yang telah disediakan PT Suparma, Tbk. (mp5/sir/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...