magista scarpe da calcio Gelar Pemeriksaan dan Gosok Gigi, Implementasi Karakter Cinta Diri Sendiri


Gelar Pemeriksaan dan Gosok Gigi, Implementasi Karakter Cinta Diri Sendiri


MALANG - Ada yang berbeda dan unik di TK Islam Sabilillah, kemarin. Sebanyak 148 siswa kelas A dan kelas B, mengikuti kegiatan menggosok gigi bersama dan pemeriksaan gigi. Sebelum kegiatan dimulai, anak-anak lebih dulu mendengarkan materi pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut dari dokter, serta cara menyikat gigi yang benar.
Kegiatan ini merupakan program Unit Kesehatan Sekolah bekerja sama dengan Kodomo dan dokter gigi, untuk menumbuhkan kesadaran anak agar mandiri menjaga kesehatan gigi dan karakter cinta diri sendiri.
“Selain diberi tahu cara menyikat gigi yang benar, anak-anak juga diberikan pengalaman untuk tidak perlu takut dengan dokter gigi. Apalagi siswa kelompok B gigi susunya sudah mulai tanggal,” ujar Koordinator Bidang UKS Reni Yunis Aprillawati, S.Pd.
Seusai menerima materi, para siswa berbaris di tempat yang telah disediakan dan mulai menggosok gigi bersama. Meski masih duduk kelompok A dan B, namun tampak hampir semua siswa dapat mengosok gigi secara mandiri dan sesuai dengan arahan dari dokter gigi.
Selanjutnya, secara bergantian siswa datang ke mobil pemeriksaan gigi untuk diperiksa, didampingi dokter gigi sekolah. Mereka tidak lagi tampak takut, saat duduk di kursi pasien.
“Aku tidak takut diperiksa giginya,” kata salah seorang siswa saat turun dari mobil pemeriksaan gigi.
Reni mengaku, masih ada siswa yang izin tidak masuk sekolah karena sakit gigi, atau gusi bengkak. Di usia mereka yang sangat menyukai susu, coklat dan makanan manis, menggosok gigi dengan baik harus menjadi suatu kebiasaan. Juga, usia dini merupakan saat-saat penting untuk menanamkan kebiasaan yang baik, salah satunya menggosok gigi seusai makan dan sebelum tidur.
Selain agenda kali ini, TK Islam Sabillah melalui program UKS, Puskesmas dan kerjasama dengan orang tua rutin menyelenggarakan pemeriksaan gigi, tumbuh kembang anak, tenggorokan, dan telinga kepada siswa. Pembekalan sikat gigi ditanamkan melalui materi di kelas, melalui cerita bergambar.
Kepala TK Islam Sabilillah Malang Ana Maslicha, S.Pd. S.Psi berharap usai kegiatan ini anak-anak terbiasa menjaga kebersihan diri dan terbawa dalam kebiasaan di usia dewasa. Penumbuhan kesadaran akan kesehatan dan kebersihan sejak dini menurutnya sangat penting. Hal ini juga termasuk dalam pembelajaran karakter di sekolah Sabilillah yakni Karakter Cinta Diri Sendiri. Lebih jauh lagi, anak-anak juga bisa belajar mengenal profesi dokter yang mungkin menjadi cita-cita mereka nantinya.
“Bila di kelas mereka mendapatkan materi dari cerita bergambar, maka dengan menerima langsung dari dokter gigi, otomatis akan menambah wawasan lebih luas tentang profesi,” katanya. (ras/sir/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

Copyright © 2018 Malang Pos Cemerlang Goto Top