magista scarpe da calcio Menghadirkan Budaya Indonesia di Puncak Tema Pelajaran


Menghadirkan Budaya Indonesia di Puncak Tema Pelajaran


MALANG - Suasana MIN Malang 1, Sabtu (28/10) kemarin berbeda dari hari-hari biasanya.  
Sekitar 300 siswa kelas 5, mulai dari kelas 5A sampai 5I bersama para wali murid antusias menghias kelas mereka masing-masing dengan berbagai corak budaya Indonesia.
Ada yang menghias kelasnya dengan tema daerah Jawa Tengah, Jawa Barat, Jogjakarta,
Madura, daerah Sumatera, Kalimantan hingga Sulawesi. Disana, mereka tidak hanya menunjukkan ciri khas budayanya saja, tapi juga menjual beberapa kuliner khas hingga pameran alat musik dan senjata tradisional.
Koordinator Kelas 5, Akhmad Ridwan, S.Pd, M.Pdi mengatakan ajang tersebut baru dilakukan pertama kali, bertepatan dengan peringatan Sumpah Pemuda. Hal ini disesuaikan dengan amanat kurikulum 2013, bahwa anak didik tidak hanya dituntut menguasai pengetahuan atau kognitif saja. Tapi juga kemampuan dalam sisi spiritual, sikap serta kemampuan psikomotor atau keterampilan yang dikembangkan secara seimbang.
“Kegiatan puncak tema ini merupakan wadah untuk mewujudkan segala kemampuan, khususnya keterampilan yang sudah diajarkan selama hampir satu bulan dari tema 3 ini. Semua muatan, baik SBDP, IPA, Bahasa Indonesia, IPS serta PKn semua terangkum jadi satu dalam acara ini,” papar dia kepada Malang Post.
Dalam acara bertajuk ‘Melalui Gerak Kreasi Tari dan Pameran Kebudayaan Nusantara Kita Wujudkan Bhineka Tunggal Ika’ tersebut, Ridwan menjabarkan, pada palajaran Seni Budaya dan Prakarya (SBDP), mampu meningkatkan kemampuan para siswa untuk unjuk kebolehan, seperti menari dan menyanyi. Sedangkan dari IPA, hal tersebut mampu mengetahui pentingnya makanan sehat, dari Bahasa Indonesia, para murid mampu mempromosikan makanan dan menyambut para tamu yang datang ke kelasnya.
Sementara dari IPS, anak-anak mampu berinteraksi sosial dengan orang lain, dari Pendidikan Kewarganegaraan (PKn), para murid akan mempresentasikan tentang keberagaman adat dan budaya nusantara ke perwakilan wali murid dan guru pengunjung. “Acara tersebut, bisa terselenggara karena dukungan wali murid. Antusias anak-anak dan wali murid cukup luar biasa sehingga mereka bisa menghias kelas secara total,” kata dia.
Kepala MIN Malang 1 Drs. Suyanto, M.Pd mengatakan ajang tersebut untuk menumbuhkan jiwa dan semangat bangga terhadap budaya nusantara. “Nantinya, kami akan mengadakan dengan tema yang berbeda. Hal tersebut agar semua kelas bisa ikut merasakan juga. Hal ini disesuaikan dengan tema kompetensi keterampilan. Seperti profesi hingga entrepreneur,” pungkasnya. (tea/van)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

Copyright © 2018 Malang Pos Cemerlang Goto Top