Juara Pertama dan Favorit, SMK Penerbangan Singosari Raih Rp 53 Juta


MALANG - Siswa-siswi SMK Penerbangan Singosari kembali meraih prestasi membanggakan. Mereka yang tergabung dalam tim Pasukan Baris Berbaris (PBB), berhasil menjadi juara 1 dan juara tim favorit dalam Lomba PBB kreasi tingkat SMA/SMK se-Wilayah Kodam V Brawijaya. Lomba ini digelar dalam rangka HUT ke-72 TNI dan HUT ke-39 GM FKPPI, untuk mendidik, membina dan mencetak generasi muda yang disiplin dan berprestasi.  
Selain tropi juara, tim juara SMK Penerbangan juga mendapat hadiah uang pembinaan sebesar Rp 50 juta untuk juara pertama dan Rp 3 juta untuk juara favorit. Kerja keras dan latihan rutin yang selama ini dilakukan membuahkan hasil yang menggembirakan.
Kepala SMK Penerbangan Singosari Saifuddin Zuhri, ST mengungkapkan, rasa bangganya akan torehan prestasi peserta didiknya. Ia menilai, para siswa telah berhasil berupaya maskimal dan memberikan yang terbaik untuk lembaga.
“Mereka telah berlatih dengan tidak mengenal lelah. Sore hari yang harusnya mereka pulang ke rumah, disempatkan untuk latihan. Saya bangga pada mereka,” ucapnya.
Sebelumnya, siswa-siswi SMK Penerbangan juga meriah prestasi dalam even HUT Kabupaten Sidoarjo, dari tiga institusi sekaligus. Yakni Kepolisian, TNI AD dan Pemda Sidoarjo.
Saifuddin menjelaskan, prestasi cemerlang yang diraih peserta didiknya membutuhkan proses yang tidak singkat. Perlu upaya pembinaan dan pendidikan yang tepat dan berkesinambungan.
Bahkan katanya, sebelum menjadi yang terbaik, para siswa meriah juara 3, sebulan sebelum PBB Kodam V Brawijaya digelar.
“Tapi ternyata hasil yang belum memuaskan mereka itu, menjadi spirit untuk mencapai hasil yang terbaik. Alhamdulillah, sekarang mereka menjadi juara 1,” ungkapnya.  
Dalam berkompetisi, lanjut Saifuddin, tidak hanya kemapuan skill yang diperlukan, tapi juga mental dan kedisiplinan. Oleh karenanya, pembinaan mental disiplin di lingkungan SMK Penerbangan menjadi hal terpenting untuk mencetak siswa berprestasi. Dan hal itu tidak akan pernah berhasil tanpa adanya kesadaran dan keikhlasan.
“Disinilah kami menempatkan pendidikan karakter pada anak-anak,” tegasnya.  
Maka selain menerapkan kurikulum resmi dari Kementerian Pendidikan, SMK Penerbangan juga melakukan pembinaan karakter dan pembinaan profesi. Utamanya bagi mereka yang menginginkan untuk masuk TNI ataupun POLRI. Sehingga siswa lebih siap untuk mengikuti tes seleksi.
“Ini kami lakukan untuk mengantarkan anak-anak dalam mencapai cita-cita mereka. SMK Penerbangan tidak meluluskan siswa yang langsung kerja di instansi penerbangan. Mereka masih butuh proses pembinaan di jenjang yang lebih tinggi. Karena legalitas dunia penerbangan itu stadarnya internasional,” tuturnya.
Pembina PBB SMK Penerbangan, Senedi Marsiyo, M.Pd mengatakan pembentukan disiplin dimulai sejak awal siswa masuk SMK Penerbangan. Utamanya, siswa dalam kelompok Pasukan Baris Berbaris. Kedisiplinan dan ketekunan siswa dalam berlatih, telah berhasil mengantarkan mereka menjadi juara.
“Saya senang dan bangga mereka berhasil,” ungkapnya.  
Senedi berharap juara kali ini menjadi motivasi khususnya bagi tim yang saat ini menjadi juara favorit. “Semoga yang akan datang adik-adik kelas mereka juga bisa menjadi yang terbaik,” ucap Bintara Pembinaan Jasmani Militer Dispers Lanud Abdurahman Saleh yang juga alumni SMK Penerbangan Singosari ini. (imm/sir/oci) 

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...