Sujiwo Tejo Ingatkan Pentingnya Rasa dalam Pendidikan


 
MALANG – Tak cukup dengan hafalan, pendidik harus menggunakan rasa untuk membawa makna dalam diri siswanya. Seperti yang ada pada lirik lagu Ingsun, karya Sujiwo Tejo. Lagu ini pula dibawakan dengan apik oleh Sujiwo Tejo diringi paduan suara mahasiswa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN), Malang. Budayawan tersebut hadir dalam Seminar Meneropong Budaya Pendidikan di Indonesia, Kamis, (2/11).
“Gunakan otak dan kata-kata untuk mencapai impian, seperti akar ubi yang naik ke pohon kelapa. Kalau sudah dipandu oleh perasaan, maka akan terikat. Berbeda dengan belajar dengan buku, kalau dinyanyikan, maka maknanya akan lebih sampai,” ujarnya, memaparkan arti dari bait pertama pada lagu tersebut.
Menurutnya, perasaan yang didapat ketika belajar itulah yang akan dibawa oleh murid ketika dewasa. Sebisa mungkin pengajar menyampaikan kepada siswanya secara holistic atau keseluruhan, meskipun hal tersebut sepertinya sulit untuk diterapkan dalam sistem pendidikan di Indonesia.
“Misalnya, imbauan untuk membuang sampah di tempatnya tidak sekadar dalam bentuk tulisan, tapi tanpa perlu banyak berkata-kata, gurulah yang harus lebih dulu memungut sampah, membuang di tempatnya,” sambungnya.
Dalam seminar tersebut, seorang peserta sekaligus pengajar menyampaikan, siswa memang akan menyerap pembelajaran yang disampaikan dnegan cara menyenangkan, misalnya melalui lagu dan film. Namun hal tersebut akan menyita banyak waktu guru, padahal guru masih saja disibukkan dengan administrasi di sekolah.
Menanggapi hal tersebut, Mbah Tejo, panggilan akrabnya, mengatakan hal tersebut menjadi tantangan kini bagi para guru.
“Ketika mengikuti kurikulum, memang akan terasa kaku. Tapi kalau nggak ngikutin, tentu nggak bisa. Ini jadi tanganan untuk guru, agar siswa bisa berfikir luas,” ujarnya.
Saat siswa menanyakan nama benda berwujud botol berisi air minum, maka Mbah Tejo akan menjawabnya dengan sebuah botol saja.
Ini untuk mendorong siswa berfikir luas, karena botol tak hanya untuk tempat minum, namun bisa untuk vas bunga, dan lainnya. (ras/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...