Pengalaman Istimewa Siswi SD Insan Amanah Afra Aurelia Luqyandysa


MALANG - Hobi menulis yang dimiliki Afra Aurelia Luqyandysa, siswi SD Insan Amanah mengantarkannya bertemu dengan Gubernur Jatim H Soekarwo. Dia menjadi salah satu perwakilan Kota Malang yang mendapatkan kesempatan untuk mewawancarai H. Soekarwo dalam sebuah acara yang digelar oleh Media Indonesia.
Bersama 50 siswa lainnya dari berbagai daerah, Afra panggilannya, berhasil bertanya kepada Pak De Karwo tentang kondisi pendidikan di wilayah Jawa Timur.
"Beliau menjawab kalau pendidikan sebuah daerah akan maju jika ada peran aktif dari masyarakat itu sendiri. Kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan dan kesehatan menjadi faktor utama sebuah kemajuan,” terang Afra, terkait hasil wawancaranya.
Keikutsertaannya dalam even jurnalis cilik ini, bermula dari lomba karya tulis. Hasil karyanya yang dinilai layak menjadi salah satu diantara yang terbaik, telah mengantarkannya ke Gedung Grahadi Kantor Gubernur Jawa Timur di Surabaya.
“Alhamdulilah saya lolos dalam seleksi itu, dan mengikuti pelatihan selama sehari. Kemudian keesokan harinya bertemu dan wawancara dengan Pak De Karwo,” ungkapnya.
Kepada Malang Post, putri pasangan Tosa Herdiono dan Dyah Purwo Astuti ini mengatakan, hobi menulisnya muncul sejak ia duduk di bangku kelas 4. Berkat bimbingan guru di sekolah, kemampuan menulisnya kini semakin bagus dan menjadi bakat yang diharapkan akan mengantarkannya mencapai cita-cita.
"Saya ingin menjadi penulis buku yang hebat dengan karya yang bisa memberikan manfaat untuk orang lain," ucapnya.
Menurut Afra, menjadi penulis harus memiliki banyak inspirasi. Tanpa inspirasi ide-ide kreatif akan sulit didapat. Oleh karenanya, membaca merupakan faktor utama baginya untuk mendapat inspirasi dalam menulis.
"Pada awalnya saya suka berfantasi dengan film-film atau apa saja yang menyenangkan. Selanjutnya saya mencoba menuangkan ide fantasi itu dalam tulisan," tambahnya.
Setiap karya tulis yang Ia buat, diserahkannya kepada guru untuk mendapatkan saran atau masukan. Sehingga lambat laun karya tulisnya menjadi lebih baik. "Guru sering memberikan bimbingan. Orangtua di rumah juga mendukung, apa saja buku bacaan yang saya minta selalu dibelikan. Buku saya banyak di rumah," tuturnya sambil tertawa kecil.
Bahasanya yang lugas dengan tutur kata yang rinci dan jelas, serta kecakapannya berkomunikasi menggambarkan Afra sebagai sosok siswa dengan memiliki wawasan yang lebih luas, dari anak lain seusianya.
"Bertemu gubernur dan bisa bertanya langsung dengan beliau itu rasanya sangat menyenangkan. Saya bersyukur bisa memperoleh kesempatan itu," ujar siswi kelas VI ini.
Suhardini Nurhayati, M.Pd menilai Afra Aurelia sebagai siswa yang sangat komunikatif. Afra, termasuk siswanya yang cerdas dan kritis.
"Memang anak ini terlihat berbeda dari yang lain. Bahkan saat bersama peserta lain pun waktu bertemu pak gubernur itu, kami lihat Afra paling menonjol dari segi performanya," ucap Dini, sapaannya.
Dia berharap potensi yang dimiliki Afra saat ini, bisa terus dikembangkan sehingga kelak menjadi penulis yang handal berkualitas. (imm/sir/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :