Geliat Ekskul Jurnalistik SMPN 1 Singosari


MALANG - Para siswa dari SMPN 1 Singosari berkunjung ke kantor Redaksi Malang Post Jalan Raya Sawojajar, Sabtu (4/11). Sebanyak 27 siswa jurnalistik dan dua guru pendamping tiba pada pukul 18.30 WIB. Kedatangan mereka disambut Redaktur Malang Post Jon Soeparijono dan Imam Wahyudi dari staf sirkulasi.
Kunjungan siswa jurnalistik ini bertujuan untuk mengenal lebih dekat tentang Malang Post sebagai koran lokal kebanggaan warga Malang. Menariknya lagi, kunjungan ini bukanlah yang pertama. Tapi sudah kali ke tujuh dilakukan SMPN 1 Singosari, karena sudah bermitra dengan Malang Post.
"Kunjungan media ini merupakan agenda rutin siswa kami yang tergabung dalam program ekstra jurnalistik, dan kami sudah ketujuh kalinya berkunjung ke Malang Post," ujar Arif Nurcahyo, M.Pd selaku pembina siswa di program ekstra jurnalistik.
Arif juga menyampaikan terimakasih kepada manajemen Malang Post, yang setiap tahun selalu menerima kunjungan peserta didiknya.
"Selama ini kerjasama SMPN 1 Singosari dengan Malang Post sangat bagus. Jadi kami menganggap Malang Post bukan rekan kami yang masih baru," ucapnya.
Selama berada di kantor redaksi, para siswa belajar beberapa materi terkait media cetak. Antara lain proses liputan, penulisan berita, proses editing, layout, percetakan hingga distribusi koran. Semuanya dijelaskan secara gamblang oleh Jon Soeparijono saat sesi diskusi.
Menurut Jon, sebagai seorang jurnalis siswa harus memiliki sikap kritis dan berani. Kritis terhadap permasalahan lingkungan, ekonomi, pemerintahan maupun hal-hal lain yang berkaitan dengan kehidupan sosial.
"Harus berani bertanya, untuk menggali informasi untuk dijadikan berita. Kalau malu bertanya, bukan jurnalis namanya," ujar Jon.
Meski demikian, kata dia, jurnalis itu tidak harus menjadi wartawan. Ilmu jurnalistik dapat berguna untuk membuat karya tulis ilmiah atau artikel yang bisa dipublis dan bermanfaat bagi masyarakat.
"Tidak harus jadi wartawan, di berbagai instansi bidang jurnalistik itu juga diperlukan,” tambahnya.
Dalam sesi diskusi, para siswa diberikan kesempatan untuk bertanya. Salah satu siswa bernama Salsabila Nur Aulia, bertanya tentang proses distribusi koran hingga sampai kepada pembaca.
"Kita punya patner kerja yang disebut agen koran. Mereka yang mendistribusikan koran ke sub-sub agen dan pengecer hingga terjual pada pembaca," terang Imam, sebagai staf sirkulasi.
Usai sesi diskusi, para siswa berkunjung ke dapur redaksi yang ada di lantai 3 kantor Graha Malang Post. Mereka bisa melihat langsung bagaimana proses, penulisan dan editing berita. Hingga sampai pada tahap desain dan layout. Beberapa siswa tampak aktif bertanya kepada staf redaksi yang sedang bertugas saat itu.
Pemimpin Redaksi Malang Post, Dewi Yuhana juga menyempatkan diri memberikan arahan bagaimana mendapatkan objek foto yang bagus.
"Kalau objeknya sedang bergerak alangkah baiknya jika kamera disetting untuk bisa mengambil banyak objek dalam sekian detik. Sehingga tidak kehilangan momen yang bagus untuk dijadikan foto," terangnya.
Sebelum kunjungan redaksi, kelompok siswa jurnaslistik ini mengikuti acara serah terima jabatan dari pengurus lama kepada pengurus baru siswa jurnalistik. Ketua jurnalis SMPN 1 Singosari saat ini dijabat oleh Salsabila Nur Auliya kelas VIII. Jabatan ketua sebelumnya dipegang oleh Hayu Adwitya Cahyani yang saat ini sudah di bangku kelas IX. (imm/sir/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :