Galang Dana untuk Nevan, Siswa Blusukan Pasar


MALANG - SMK Ma’Arif NU 4 Pakis menyerahkan bantuan kepada  Mochamad Nevan Akmal Afarizi, anak berusia 5 tahun pengidap penyakit pengerasan hati di Rumah Sakit Syaiful Anwar (RSSA) kemarin. Bantuan yang diberikan adalah hasil penggalangan dana yang terkumpul sebesar Rp 6.885.000. Dana itu terkumpul dari hasil penggalangan yang dilakukan selama enam hari.
Ketua Majelis Permusyawaratan kelas (MPK) Novika Sari menceritakan, pengalangan dana dimulai dari lingkungan sekolah, dengan target siswa dan guru. Dari sekolah, terkumpul Rp. 386.800.
“Alhamdulillah siswa sangat antusias sekali dengan kegiatan ini. Begitu kami memberikan dan menyerahkan kardus bertuliskan bantuan itu, mereka langsung antusias memberikan sumbangan,” kata Novika.
Setelah hari pertama terkumpul, hari kedua, siswa melakukan penggalangan dana ke pasar. Mereka memilih pasar, karena di sana tempat banyak orang berkumpul dan berinteraksi.
Pasar pertama yang dikunjungi adalah, pasar Pakis. Dari Pasar Pakis, dana terkumpul Rp. 1.515.600. Mengumpulkan dana di hari pertama ke pasar ternyata tidak mudah. Novika menceritakan, nama baik sekolahnya sempat dihina.
“Sekolahnya tidak mampu mencari sendiri atau miskin, sampai minta-minta ke pasar. Kami kan tidak ada urusannya dengan beginian,” kata Novika menirukan salah seorang pedagang yang dimintai bantuan dana.
Pengalaman itu juga ia rasakan ketika menggalang dana di pasar Tumpang. Sebuah toko emas, yang hanya menyumbang uang Rp 500 pun menggerutu.
“Sumbangan seiklhasnya kan. Kami gak kenal dengan anaknya kok,” katanya menirukan lagi logat penjaga toko.
Walau selama dua hari, memimpin rombongan, ia merasakan pengalaman yang kurang baik, ia tetap memotivasi seluruh rekannya untuk terus menggalang dana.
“Target kami minimal mendapatkan Rp 10 juta ketika hari keenam tiba. Jadi kami tidak boleh menyerah dan harus terus bersemangat,” kata dia.
Penggalangan dana selanjutnya dilakukan di Pasar Kemantren, Guyangan, Pakiskembar, Tegal Pasangan Barat, hingga hari keenam.
Setelah terkumpul cukup, mereka didampingi kepala Sekolah dan wakil kepala sekolah memutuskan untuk memberikan bantuan langsung ke rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA).
Kepala Sekolah, Iswantoro S.Pd yang turut mendampingi siswanya ke RSSA mengatakan, ia sangat bangga dan terharu dengan antusias, semangat dan kepedulian siswanya.
“Ini adalah tetangga kami. Semoga bantuan yang tidak seberapa ini bisa membantu meringankan,” kata Iswantoro. (sin/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...