Konseling Jurusan di Stand Kampus UNIDHA


MALANG - Tak hanya dimanjakan dengan berbagai pameran dan penampilan peserta Malang Post School Competition (MSC), pengunjung yang rata-rata dari siswa kelas 12 SMA/SMK juga bisa ikut serta dalam tes psikologi sederhana. Tes ini diadakan oleh mahasiswa jurusan psikologi Universitas Wisnuwardhana.
Dalam pameran pendidikan perguruan tinggi ini, stand Unidha penuh sesak oleh siswa kelas 12 yang ingin menjajal tes psikologi sederhana. Dari tes berupa pertanyaan sederhana inilah, peserta bisa mendapatkan informasi tentang kepribadian yang dimiliki.
"Masih banyak siswa yang mengira tes psikologi ini diperuntukkan bagi merkea yang memiliki gangguan, padahal pada tes sederhana yang kami lakukan, lebih seperti untuk menemukan kepribadian mendasar mereka," ungkap Edwil Bagaskara, mahasiswa jurusan Psikologi Unidha di sela pameran di Graha Cakrawala.
Selain tes kepribadian, peserta juga dapat mengikuti Transfer of Training Test, untuk mengetahui proses belajar siswa. Siswa diminta untuk mengikuti pola suatu gambar melalui pantulan kaca di depannya, dan menggambarnya dengan tangan kiri maupun tangan kanan.
"Mereka melakukan sesuatu yang di luar kebiasaan mereka, dan dari sini dapat terlihat bagaimana proses belajar mereka, termasuk juga cara pengambilan keputusan, ragu-ragu atau tidak," imbuhnya.
Selain itu, peserta juga dapat mengikuti sesi konseling dari para mahasiswa. Dari konseling tersebut, siswa dapat sekaligus melakukan konsultasi mengenai jurusan yang dicita-citakan. Edwil menambahkan, untuk menentukan apakah suatu jurusan tersebut cocok atau tidak, masih diperlukan rangkaian tes psikologi dengan berbagai tahapan.
"Tapi dengan konseling ini, siswa bisa mendapatkan sedikit arahan tentang potensi mereka," sambungnya.
Agar tak salah memilih jurusan, adalah pesan yang disampaikan oleh Unidha kepada siswa kelas 12, para calon mahasiswa. Kampus yang meraih akreditasi B ini menawarkan berbagai jurusan dengan kualitas yang tak kalah dengan kampus negeri. Jurusan psikologi Unidha, menjadi jurusan psikologi tertua kedua di Jawa Timur.
"Sesuai dengan sambutan bapak walikota untuk mencetak banyak entrepreneur muda, Unidha juga memiliki banyak program untuk mengarahkan mahasiswa dalam berwirausaha," ujar staff biro administrasi umum Unidha, Wahid Cahyana.
Di tahun 2018 mendatang, Unidha akan membuka jurusan baru, yakni jurusan Hukum Kesehatan, mencetak para ahli kesehatan dengan pengetahuan hukum. (ras/oci)

Berita Lainnya :