STIKES Widyagama Husada Kenalkan Prodi Kesling


MALANG - Sebagai satu-satunya Prodi di Jawa Timur, lulusan program studi S1 Program Studi Kesehatan Lingkungan Stikes Widyagama banyak diburu instansi dan industri. Padahal, jumlah peminatnya masih belum banyak. Hal ini kemungkinan dikarenakan kurangnya informasi bagi calon mahasiswa dan orang tua.
"Lulusannya bisa bekerja di instansi rumah sakit, pengolahan pabrik, dan bagian AMDAL. Bahkan sekarang ini, kepala puskesmas disyaratkan adalah lulusan Kesehatan Lingkungan, tidak lagi seorang dokter," ujar Mulyono, AMD, Kepala Perpustakaan Stikes Widyagama Malang.
Ini merupakan peluang yang masih belum banyak terbaca. Di luar Jawa, lanjut Mulyono, lulusan Kesehatan Lingkungan langsung diserap oleh Pemerintah Daerah setempat.
"Jumlah lulusannya se- Indonesia paling banyak hanya mencapai 500 orang saja," imbuhnya.
Padahal, industri terus berkembang, dan kebutuhan pada tenaga ahli lingkungan untuk kelola limbah, sangat dibutuhkan. Lulusan Kesehatan Lingkungan memiliki kompetensi untuk pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun. Tak hanya itu, lulusan juga dapat bekerja entrepeneur.
"Mereka juga bisa memiliki tempat pengelolaan limbah dari pabrik konsumen, untuk kemudian diolah menjadi bahan yang tidak lagi berbahaya bagi lingkungan," imbuhnya.
Program Studi lain yang tak kalah menarik ditawarkan, antara lain D3 Kebidanan, S1 Kesehatan Lingkungan, S1 Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners.
Dalam pameran pendidikan Stikes Widyagama di Malang, juga menfasilitasi pemeriksaan kesehatan gratis bagi pengunjung, yakni tes pemeriksaan gula darah, tes pemeriksaan asam urat, dan tekanan darah.
"Banyak sekali yang berminat. Ramai. Tenaga kesehatan kami sampai kewalahan," imbuhnya. (ras/

Berita Lainnya :